21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pemerintah Norwegia melarang siswa SD gunakan AI generatif. Apa alasan di balik larangan ini dan bagaimana dampaknya pada pendidikan?

Pemerintah Norwegia akan melarang penggunaan kecerdasan buatan (AI) generatif bagi siswa sekolah dasar (SD) mulai tahun ajaran baru yang dimulai pada akhir Agustus 2026. Kebijakan ini diterapkan setelah negara tersebut lebih dulu melarang penggunaan ponsel pintar dan tablet di ruang kelas. Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere menilai penggunaan AI berpotensi membuat anak-anak melewatkan tahapan penting dalam proses belajar.

Alasan Larangan Penggunaan AI Generatif

Menurut Perdana Menteri Norwegia, sekolah seharusnya berfokus mengajarkan siswa cara “membaca, menulis, dan berhitung.” Larangan tersebut berlaku bagi siswa kelas satu hingga tujuh atau anak berusia enam hingga 13 tahun. Sementara itu, remaja berusia 14 hingga 16 tahun masih diperbolehkan menggunakan AI generatif dengan pengawasan guru. Adapun siswa berusia 17 tahun ke atas didorong untuk menggunakan teknologi tersebut secara mandiri dan bertanggung jawab.

🔖 Baca juga:
Di Balik Pertemuan Pelajar Indonesia di Oman, Bahas Masa Depan Geopolitik dan Diplomasi

Upaya Mengurangi Penggunaan Teknologi di Lingkungan Pendidikan

Kebijakan ini melanjutkan upaya Norwegia mengurangi penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan. Pada 2024, pemerintah melarang penggunaan ponsel pintar di sekolah. Kebijakan tersebut dilaporkan berhasil menekan perundungan, meningkatkan prestasi akademik, serta mengurangi kunjungan ke psikolog akibat masalah kesehatan mental, terutama di kalangan siswi perempuan.

Dampak dan Rencana Pemerintah

Larangan penggunaan AI generatif di Norwegia juga menjadi bagian dari rencana pemerintah untuk mengurangi penggunaan media sosial oleh anak-anak. Rancangan undang-undang terkait dijadwalkan diajukan ke parlemen sebelum akhir tahun ini. Kebijakan tersebut serupa dengan langkah yang telah diterapkan Australia. Di Amerika Serikat, pembatasan penggunaan AI oleh anak-anak juga mulai dibahas.

🔖 Baca juga:
Selangkah Lagi Dapatkan Mateus Fernandes, MU Siap Tambah Amunisi Kuat di Musim Depan

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Rancangan aturan yang dikenal sebagai Guidelines for User Age-verification and Responsible Dialogue Act (GUARD Act) telah lolos dari Komite Kehakiman Senat AS, tetapi belum memasuki tahap pemungutan suara. Norwegia dan negara lain masih memiliki jalan panjang untuk menentukan bagaimana penggunaan AI generatif dapat diatur untuk melindungi anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga terkait harus terus berdiskusi dan berkolaborasi untuk menemukan solusi yang tepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2110138/norwegia-larang-siswa-sd-gunakan-ai-generatif-di-sekolah, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
China Ancam Hukuman Mati untuk Pejabat yang Terima Suap Rp5,8 Triliun, Antisipasi Korupsi

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *