Odegaard Menoreh Gol Dramatis, Arsenal Awali Kejuaraan Champions League 1-0 atas Napoli
Berita Hari Ini – 11 September 2026 | Di Stadion Diego Armando Maradona, Arsenal menutup pertandingan pembuka Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan 1-0 melawan Napoli. Gol menegangkan datang dari Martin Odegaard, yang menembus post dan menempatkan bola ke dalam gawang pada menit ke-75. Kejutan ini menandai debut yang cemerlang bagi pelatih Mikel Arteta, sekaligus memperlihatkan potensi tim yang masih belum teruji di kancah Eropa.
Arsenal memulai permainan dengan dominasi kepemilikan bola, menekan Napoli sejak menit pertama. Bukayo Saka, Mikel Merino, Piero Hincapie, dan Eberechi Eze menciptakan beberapa peluang besar, namun semuanya gagal menembus gawang lawan. Saka hampir menembus dengan overhead kick, namun Alex Meret melakukan penyelamatan menakjubkan. Di sisi lain, Napoli juga berusaha menembus, namun rintangan utama tetap di depan gawang Arsenal.
Gol kemenangan muncul ketika Odegaard menerima umpan silang dari Hincapie. Dengan tenang menendang dari luar area, ia mengirimkan tembakan lembut ke sudut bawah gawang, menembus post dan menembus kiper Vanja Milinkovic‑Savic yang baru menggantikan Alex Meret. Gol ini menjadi titik balik yang penting bagi Arsenal, memperlihatkan ketahanan mental dan taktik yang tepat di akhir pertandingan.
Para pemain Arsenal lainnya juga menampilkan performa yang mencolok. Mikel Merino berhasil menembak kepala dari jarak dekat namun tidak cukup kuat untuk menembus gawang. Bukayo Saka menampilkan kecepatan dan akurasi dalam serangan, namun kesulitan mengeksekusi ketika berada di depan gawang. Piero Hincapie, yang memulai perannya sebagai bek kanan, menunjukkan ketangguhan dalam pertahanan dan kontribusi di sisi serangan.
Di sisi Napoli, kiper Alex Meret mengalami cedera ringan pada otot paha, sehingga digantikan oleh Vanja Milinkovic‑Savic. Meskipun demikian, Napoli gagal memanfaatkan peluang yang muncul, terutama di akhir babak kedua ketika Piero Hincapie menembak dari dekat namun menembak ke post. Kelemahan ini menandai kekosongan yang masih belum terisi oleh pemain luar negeri mereka.
Selama pertandingan, Arteta melakukan empat pergantian, termasuk memasukkan pemain baru Christos Tzolis yang berhasil menambah assist. Namun, kehadiran pemain seperti William Saliba dan Jurrien Timber yang tidak dapat bermain karena cedera menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih dalam menyiapkan skuad untuk musim yang panjang.
Statistik pertandingan menunjukkan Arsenal menguasai kepemilikan bola dengan 65% dan melakukan 18 tembakan, 6 di antaranya menembus gawang. Napoli mencatat 12 tembakan, namun tidak berhasil menembus gawang. Kiper Arsenal, David Raya, melakukan dua penyelamatan penting, sementara kiper Napoli melakukan dua penyelamatan menakjubkan.
Dengan kemenangan ini, Arsenal memulai kampanye Champions League dengan catatan sempurna. Mereka menargetkan perjalanan yang lebih jauh, mengingat pengalaman mereka di kompetisi ini tahun lalu. Sementara Napoli, yang mengakumulasi tiga kekalahan berturut-turut, harus memperbaiki strategi mereka jika ingin bertahan di fase grup.
Di luar lapangan, fokus pada cedera dan kebugaran pemain menjadi perhatian utama. Arteta menekankan pentingnya menjaga kesehatan Odegaard, yang telah menjadi andalan dalam pencapaian gol. Sementara itu, Napoli harus menyesuaikan diri dengan perubahan taktik dan memperkuat lini pertahanan untuk menghindari kekalahan beruntun.
Melihat hasil ini, para penggemar Arsenal menantikan pertandingan berikutnya melawan Lille di kandang, sementara Napoli akan berusaha memperbaiki performa mereka di perjalanan ke Villarreal. Kemenangan ini menegaskan bahwa Arsenal tetap menjadi salah satu kekuatan utama di Eropa, sementara Napoli harus kembali ke strategi dasar agar tetap kompetitif di Liga Champions.