**Oemah Gamelan di Pekunden Banyumas Jadi Edukasi yang Mengasyikkan** **Pembuka** Oemah Gamelan di Pekunden, Banyumas, merupakan destinasi wisata edukasi yang unik dan mengasyikkan. Pasangan suami istri Eko Kuntowibowo dan Larasati Warihasih, yang merupakan pegiat karawitan, telah membuka Sanggar Seni dan Budaya ini di Jalan Jaya Sirayu Gang Perintis No 19, RT 03 RW 03 Desa Pekunden. Di sini, pengunjung dapat belajar mengenal instrumen gamelan, bermain gamelan, dan proses pembuatan gamelan. **APA YANG TERJADI** Sanggar Seni dan Budaya Oemah Gamelan merupakan bagian dari Desa Wisata Pekunden. Sebelum adanya desa wisata dan kepengurusan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), usaha dan wisata edukasinya sudah ada sebelum tahun 2021. “Di sini pengunjung bisa belajar mengenal instrumen gamelan, bermain gamelan, dan proses pembuatan gamelan,” kata Larasati Warihasih kepada Tribun Jateng, Kamis (23/07/2026). Menurut Larasati, pengunjung juga bisa menyaksikan proses pembuatan gamelan, seperti pengecetan kluwung kendang, pembuatan wilah dan saron, dan pengecekan rancakan. Termasuk proses nglaras atau pembuatan nada pada alat musik gong. Pengunjung bisa berkunjung langsung secara mandiri atau berkelompok melalui Pokdarwis Desa Pekunden. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Sanggar Seni dan Budaya Oemah Gamelan juga menjual dan menyewakan gamelan. – Harga gamelan kuningan dan besi berkisar Rp 80 juta-150 juta, sedangkan gamelan perunggu berkisar harga Rp 800 juta. – Harga sewa gamelan seharga Rp 7 juta. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan adanya Sanggar Seni dan Budaya Oemah Gamelan, Desa Pekunden dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya dan seni. Selain itu, kehadiran Oemah Gamelan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan dan penyewaan gamelan. Oleh karena itu, keberhasilan Oemah Gamelan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi wisata edukasi di daerah mereka. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pekunden menjadi desa wisata sudah sejak disahkan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein di tahun 2021. Setelah itu proses pendampingan terus dilakukan oleh Dinporabudpar Banyumas. Saat ini, dimulai dari lima daya tarik, ada Kampung Nopia Mino, Oemah Gamelan, Oemah Batik, Oemah Manggleng, dan kebun buah naga. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa tahun ke depan, Oemah Gamelan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas edukasi dan fasilitas wisata. Mereka juga berencana untuk mengembangkan program-program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pengunjung dalam bermain gamelan. Dengan demikian, Oemah Gamelan dapat menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang paling populer di Banyumas.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/news/1260919/oemah-gamelan-di-desa-wisata-pekunden-banyumas-jadi-sarana-edukasi, without altering the facts of the original article.