25 Juli 2026

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menunjukkan Potensi Diri Saat Wawancara Kerja

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pelajari 20 contoh kata majemuk beserta artinya dalam bahasa Indonesia. Pahami pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya secara lengkap di sini!

Dalam tata bahasa Indonesia, kekayaan kosakata tidak hanya terbentuk dari kata dasar dan kata berimbuhan, tetapi juga melalui penggabungan dua kata atau lebih yang membentuk makna baru. Konsep ini dikenal luas dengan istilah kata majemuk. Memahami penggunaan dan arti dari kata majemuk sangat krusial, baik untuk kebutuhan akademis, penulisan karya ilmiah, pembuatan konten SEO, maupun komunikasi sehari-hari yang efektif dan tepat.

Banyak orang sering kali keliru dalam membedakan antara kata majemuk dengan frasa atau ungkapan biasa. Oleh karena itu, artikel ini akan mengulas secara mendalam pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, hingga 20 contoh kata majemuk dan artinya dalam bahasa Indonesia yang paling sering digunakan.

Pengertian Kata Majemuk dalam Bahasa Indonesia

Secara linguistik, kata majemuk adalah gabungan dua kata dasar atau lebih yang berdiri sendiri, kemudian menyatu dan membentuk satu kesatuan makna baru yang berbeda dari makna kata dasarnya masing-masing.

Menurut Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, kata majemuk memiliki unsur pembentuk yang tidak dapat dipisahkan secara sembarangan, diubah urutannya, ataupun disisipi kata lain di tengah-tengahnya tanpa mengubah atau merusak makna intinya.

Perbedaan Kata Majemuk dan Frasa

Agar tidak membingungkan, simak perbedaan mendasar berikut:

  • Kata Majemuk: Gabungan kata yang membentuk makna baru. (Contoh: Meja hijau = Pengadilan).
  • Frasa: Gabungan dua kata atau lebih yang tidak membentuk makna baru, melainkan hanya memperjelas kata utamanya. (Contoh: Meja kayu = Meja yang terbuat dari kayu).

Ciri-Ciri Utama Kata Majemuk

Untuk mengidentifikasi apakah suatu gabungan kata termasuk dalam kategori kata majemuk, Anda dapat memperhatikan ciri-ciri berikut:

  1. Membentuk Makna Baru: Kombinasi dua kata awal melahirkan satu konsep atau arti tunggal.
  2. Posisi Tidak Dapat Ditukar: Urutan kata tidak bisa dibalik. Kata mata matahari tidak bisa diubah menjadi hari mata.
  3. Tidak Dapat Disisipi: Tidak dapat disisipi oleh kata hubung atau kata lain di tengahnya. Misalnya, rumah sakit tidak bisa diubah menjadi rumah yang sakit.
  4. Penulisan Kebanyakan Dipisah: Sebagian besar kata majemuk ditulis terpisah, namun ada beberapa yang sudah dianggap padu sempurna sehingga ditulis serangkai (contoh: matahari, beasiswa).

20 Contoh Kata Majemuk dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Berikut adalah daftar 20 contoh kata majemuk yang sering dijumpai beserta makna lengkapnya:

  1. Rumah Sakit Arti: Gedung tempat merawat orang sakit atau tempat menyediakan pelayanan medis.
  2. Meja Hijau Arti: Pengadilan atau ruang persidangan.
  3. Matahari Arti: Bintang yang menjadi pusat tata surya dan sumber cahaya bumi.
  4. Panjang Tangan Arti: Suka mencuri atau mengambil barang milik orang lain.
  5. Kaki Tangan Arti: Orang yang dipercaya untuk membantu atau menjadi mata-mata/kaki tangan pihak lain.
  6. Keras Kepala Arti: Sifat atau watak seseorang yang sulit dinasihati, egois, atau gigih pada pendiriannya.
  7. Cendera Mata Arti: Kenang-kenangan, barang pemberian sebagai kenang-kenangan (souvenir).
  8. Anak Emas Arti: Anak atau bawahan yang paling disayangi dan diistimewakan.
  9. Kapur Sirih Arti: Kapur olahan yang biasa dimakan bersama daun sirih dan pinang.
  10. Batu Loncatan Arti: Sarana atau jalan sementara untuk mencapai kedudukan/tujuan yang lebih tinggi.
  11. Kerja Sama Arti: Kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang atau pihak untuk mencapai tujuan bersama.
  12. Mata Angin Arti: Jarum atau petunjuk arah navigasi (Utara, Selatan, Timur, Barat).
  13. Tanda Tangan Arti: Lambang atau tulisan nama sebagai bentuk pengesahan dokumen.
  14. Buku Putih Arti: Laporan resmi dari pemerintah atau lembaga yang menjelaskan kebijakan atau masalah tertentu.
  15. Kambing Hitam Arti: Orang yang disalahkan atas kesalahan atau kemalangan yang dilakukan oleh pihak lain.
  16. Tatap Muka Arti: Pertemuan atau interaksi yang dilakukan secara langsung berhadapan fisik.
  17. Cidera Janji (Cidera Janji/Wanprestasi) Arti: Tindakan melanggar atau tidak memenuhi kesepakatan/perjanjian yang telah dibuat.
  18. Ulu Hati Arti: Bagian perut sebelah atas, di bawah tulang dada.
  19. Bunga Desa Arti: Gadis yang paling cantik dan menjadi incaran banyak pria di suatu desa.
  20. Tangan Kanan Arti: Orang kepercayaan yang paling diandalkan dalam tugas atau pekerjaan.

Pembagian Jenis-Jenis Kata Majemuk

Berdasarkan struktur dan hubungannya, kata majemuk dibagi menjadi beberapa jenis:

1. Kata Majemuk Kiasan (Idiosinkratis)

Kata majemuk yang artinya tidak dapat ditebak sama sekali dari gabungan kata dasarnya karena membentuk makna kiasan.

  • Contoh: Kambing hitam (orang yang disalahkan), panjang tangan (suka mencuri).

2. Kata Majemuk Wajar (Setara)

Kata majemuk yang maknanya masih memiliki hubungan logis dengan kata pembentuknya.

  • Contoh: Rumah sakit, kamar mandi, meja tulis.

3. Kata Majemuk Sintaksis

Gabungan kata yang penulisan dan strukturnya terbentuk akibat kaidah tata bahasa tertentu.

  • Contoh: Tanda tangan, serah terima.

Ringkasan Klasifikasi Kata Majemuk

Contoh Kata MajemukJenis KataPenulisanMakna Utama
Anak EmasKiasanDipisahOrang yang paling disayangi
MatahariPadu SempurnaSerangkaiPusat tata surya
Rumah SakitWajarDipisahTempat pelayanan medis
Keras KepalaKiasanDipisahSulit dinasihati

Cara Penulisan Kata Majemuk yang Benar Menurut EYD

Sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V, berikut adalah aturan penulisan kata majemuk yang wajib diperhatikan:

  1. Penulisan Terpisah: Secara umum, gabungan kata majemuk ditulis terpisah. Contoh: kerja sama, tanda tangan, terima kasih.
  2. Penulisan Serangkai jika Berimbuhan Konfiks: Jika mendapatkan awalan dan akhiran sekaligus, penulisan kata majemuk diubah menjadi serangkai. Contoh: bertanda tangan (dipisah) menjadi menandatangani (serangkai).
  3. Penulisan Serangkai yang Sudah Padu: Ada beberapa kata majemuk yang sudah dianggap menyatu padu sejak lama sehingga wajib ditulis serangkai. Contoh: beasiswa, dukacita, kacamata, matahari, sukacita, halalbihalal.

Kesimpulan

Memahami 20 contoh kata majemuk dan artinya dalam bahasa Indonesia adalah bagian penting dalam menguasai kaidah berbahasa yang baik dan benar. Kata majemuk tidak hanya memperkaya perbendaharaan kata, tetapi juga memungkinkan kita untuk menyampaikan gagasan kompleks secara lebih ringkas dan tepat.

Dengan memperhatikan aturan penulisan EYD, ciri-ciri khas, serta jenis-jenisnya, Anda kini dapat mengaplikasikan kata majemuk secara akurat baik dalam tulisan ilmiah, artikel SEO, maupun percakapan sehari-hari.

by : YL

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menunjukkan Potensi Diri Saat Wawancara Kerja

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *