Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa membuat geram masyarakat. Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo (Darmo) dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan permohonan maaf. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (22/6/2026).
Apa yang Terjadi
Menurut informasi, Darmo tiba di Istana Negara sekitar pukul 11.50 WIB. Ia didampingi oleh Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo, Direktur Teknologi Engineering dan Keberlanjutan PLN Edwin Nugraha, serta Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Usaha PLN.
Pemadaman listrik bergilir ini terjadi di beberapa wilayah Pulau Jawa, menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Belum ada informasi resmi tentang penyebab pemadaman listrik tersebut.
Mengapa dan Dampak
Pemadaman listrik bergilir ini dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama pada sektor bisnis dan industri. Pasokan listrik yang stabil sangat penting untuk mendukung kegiatan ekonomi.
Ketersediaan listrik yang memadai juga berpengaruh pada kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, PLN diharapkan dapat meningkatkan kehandalan pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemerintah juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap PLN untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan handal.
Apa Artinya Ini bagi PLN ke Depan?
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi PLN untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. PLN harus memastikan bahwa pasokan listrik yang stabil dan handal dapat dipertahankan di masa yang akan datang.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh pemadaman listrik bergilir. Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan kinerja PLN ke depannya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/315121/soal-pemadaman-bergilir-dipanggil-prabowo-dirut-pln-minta-maaf, without altering the facts of the original article.