Momen Penentu di Menit Akhir
Istana langsung membentuk Satgas Mitigasi PHK dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai ketua. Satgas ini bertujuan untuk mencari solusi atas masalah harga gas industri mahal yang mengancam keberlangsungan usaha dan pekerja di sektor industri. Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pihaknya mulai berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan dan sesuai dengan petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan segera mencari jalan keluar. Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengungkapkan bahwa ada sekitar 55 ribu orang pekerja di bawah naungan KSPSI yang terancam di-PHK. Harga gas mahal membuat pabrik puluhan ribu pekerja itu menghentikan operasinya dan membuat para buruh kehilangan pekerjaan. “55.000 sudah terancam di depan mata dan sudah tutup satu perusahaan itu PT Granito. Tiga hari yang lalu perusahaan memanggil dan menyatakan seluruh pekerja di PHK,” beber Andi Gani.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Masalah harga gas industri mahal ini memiliki dampak besar pada keberlangsungan usaha dan pekerja di sektor industri. Jika tidak diatasi, masalah ini dapat menyebabkan kerugian besar pada perekonomian Indonesia dan meningkatkan angka pengangguran. Oleh karena itu, pemerintah harus segera mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah berjanji akan menjamin semua sektor yang membutuhkan gas industri bisa mendapatkannya dan berkegiatan seperti biasa tanpa melakukan perampingan tenaga kerja. “Mungkin dalam satu-dua hari ini kita akan ambil keputusan untuk memastikan kegiatan-kegiatan di sektor yang membutuhkan gas, terutama di sektor industri, dapat berjalan sebagaimana yang seharusnya,” tegas Prasetyo Hadi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya juga sudah memberikan atensi khusus soal masalah ini. Secara langsung Dasco langsung menelepon Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri untuk menindaklanjuti masalah ini. Kepada Simon, Dasco menyampaikan dirinya menerima pertanyaan terkait persoalan gas industri dan meminta penjelasan mengenai solusi yang dapat ditempuh. Pertamina akan berupaya melakukan perbaikan untuk mendukung sektor industri. Termasuk dalam upaya untuk menurunkan harga gas industri agar lebih kompetitif. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas masalah harga gas industri mahal ini. Pemerintah berharap dapat mengumumkan kebijakan untuk mengatasi masalah harga gas industri mahal dalam beberapa hari ke depan. Dengan demikian, diharapkan masalah ini dapat segera diatasi dan pekerja di sektor industri dapat kembali bekerja dengan tenang.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/industri/d-8549302/istana-turun-tangan-cegah-phk-55-ribu-orang-imbas-gas-mahal, without altering the facts of the original article.