10 Juli 2026
featured_image

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pemkot Makassar targetkan 30 persen Ruang Terbuka Hijau di 2025, namun saat ini baru 12 persen. Bagaimana strategi ambisius yang akan dilakukan untuk mengejar target ini?

Tantangan Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau

Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Amanda Syahwaldi mengungkapkan bahwa angka 12 persen lebih tersebut berdasarkan data terakhir tahun 2024. Data tahun 2025 masih dalam proses pembaruan setelah adanya penambahan ruang hijau melalui sejumlah program pemerintah. “Sampai saat ini data terakhir 2024 itu kita baru mencapai 12 persen lebih. Kami belum mendapatkan data terakhir 2025,” kata Amanda Syahwaldi dalam Podcast Bincang Kota yang tayang di Youtube Tribun Timur, Selasa (7/7/2026).

Kebutuhan Terhadap Ruang Hijau Semakin Penting

Amanda menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap ruang hijau semakin penting seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. RTH memiliki banyak fungsi, mulai dari menyerap polusi udara, menurunkan suhu lingkungan, mengurangi risiko banjir, hingga menjadi ruang publik bagi masyarakat. “Ruang terbuka hijau ini selain sebagai paru-paru kota, vegetasi-vegetasi tumbuhan yang ada di Kota Makassar ini berfungsi untuk menyerap polusi udara,” ujar Amanda Syahwaldi. “Juga bisa menurunkan suhu lingkungan, mengurangi risiko banjir, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi ruang publik untuk rekreasi, olahraga maupun interaksi sosial masyarakat,” imbuhnya.

Mengatasi Persoalan Keterbatasan Lahan

Namun, upaya memperluas RTH tidak mudah dilakukan karena Makassar terus berkembang menjadi pusat ekonomi di kawasan timur Indonesia. Pertumbuhan kawasan permukiman, komersial, dan infrastruktur membuat kebutuhan terhadap lahan semakin tinggi. “Perkembangan pembangunan, permukiman, kawasan komersial, dan infrastruktur membutuhkan banyak lahan baru, sementara kita tahu Kota Makassar punya keterbatasan lahan,” kata Amanda.

Strategi Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau

Untuk mengatasi persoalan tersebut, DLH Makassar mendorong agar pembangunan kawasan baru ikut berkontribusi dalam penyediaan ruang hijau. Salah satunya melalui kewajiban pengembang menyerahkan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sejak awal pembangunan. Langkah itu dilakukan agar lahan yang telah diperuntukkan sebagai RTH tetap terjaga dan tidak dialihfungsikan. “Kami tekankan untuk penyerahan PSU di depan supaya kami bisa mengintervensi RTH yang ada di dalam, baik itu perumahan maupun lokasi-lokasi bisnis yang ada di kawasan Kota Makassar,” ujarnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Selain mengandalkan pembangunan kawasan baru, pemerintah juga mulai memanfaatkan sejumlah wilayah yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang hijau. Salah satunya Pulau Lakkang yang dinilai masih memiliki peluang untuk mendukung penambahan RTH Kota Makassar. “Pulau Lakkang itu sebenarnya masih bisa kita manfaatkan untuk menjadi ruang terbuka hijau,” kata Amanda. Sementara kawasan Barombong juga menjadi perhatian karena perkembangan pembangunan yang cukup pesat. Menurut Amanda, pertumbuhan kawasan tersebut harus tetap dikendalikan agar tidak mengurangi ruang hijau yang tersedia. Pemkot Makassar masih memiliki jalan panjang untuk mencapai target 30 persen RTH pada tahun 2025. Namun, dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, diharapkan target tersebut dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Makassar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassarmulia/1843494/cara-pemkot-makassar-kejar-target-ruang-terbuka-hijau-30-persen, without altering the facts of the original article.

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *