4 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pergilah Seorang Demi Seorang: Renungan Harian Kristen Kamis 30 Juli 2026 - Bagaimana perasaan Yesus ketika tinggallah seorang diri dengan perempuan yang menuduhnya?

Pergilah Seorang Demi Seorang: Renungan Harian Kristen Kamis 30 Juli 2026 **Pembacaan Alkitab:** Yohanes 8:9 **Tema Pergilah Seorang Demi Seorang** Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, Setiap manusia ciptaan Tuhan Allah diberi kesadaran moral untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, serta memberikan rasa bersalah atas perbuatannya. Ini juga yang biasa disebut memiliki hati nurani. Sekeras apa pun hatinya seseorang jika nuraninya bekerja, maka ia akan peka terhadap kejadian yang di sekitarnya. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada suatu hari, Yesus Kristus berdiri di hadapan seorang perempuan yang dihukum oleh para penuduh. Setelah mendengar perkataan Yesus, “Barang siapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu,” para penuduh pergi seorang demi seorang, mulai dari yang tertua (Yohanes 8:9). Mereka pergi diam-diam, tanpa ada perdebatan atau bantahan. Hati nurani mereka bekerja, dan mereka sadar bahwa mereka tidak lebih suci dari perempuan yang mereka bawa kepada Yesus. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam kejadian ini, kita dapat melihat bahwa di hadapan kebenaran ilahi, manusia kehilangan dasar untuk menghakimi orang lain. Mungkin karena pengalaman hidup membuat mereka lebih peka terhadap kelemahan diri. Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, Sebagai keluarga Kristen marilah kita renungkan kejadian di atas. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Para penuduh pergi seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Ini menunjukkan bahwa mereka sadar bahwa mereka tidak lebih suci dari perempuan yang mereka bawa kepada Yesus. 2. Mereka pergi diam-diam, tanpa ada perdebatan atau bantahan. Ini menunjukkan bahwa hati nurani mereka bekerja, dan mereka tidak ingin menghadapi kebenaran ilahi. 3. Dengan pergi seorang demi seorang, mereka menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki keberanian untuk menghadapi kebenaran ilahi sebagai kelompok. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, mari kita renungkan kejadian di atas. Mari kita sadari bahwa kita tidak lebih suci dari orang lain, dan mari kita memiliki hati nurani yang bekerja untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan demikian, kita dapat hidup dalam kebenaran ilahi dan menghadapi kejadian-kejadian dengan keberanian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/lifestyle/1886296/renungan-harian-kristen-kamis-30-juli-2026-yohanes-89-pergilah-seorang-demi-seorang, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *