Perjuangan Tak Sia-sia
Porsenijar PGRI Sulsel telah menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh para guru dan tenaga pendidik di Sulawesi Selatan. Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari kontingen Kabupaten Bantaeng, Lina Sulfina Akmal, yang membawakan lagu Burung Camar dengan penuh penghayatan. Sebagai guru MA Negeri Bantaeng dan MA Riyadusshalihin Bantaeng, Lina menunjukkan kemampuan vokalnya yang kuat dan pembawaan yang tenang, membuat penampilannya mendapat perhatian penonton.
Momen Penentu di Panggung Utama
Lina Sulfina Akmal tampil percaya diri bak seorang diva di atas panggung utama yang megah. Ia membawakan lagu populer seperti Burung Camar, Bunda, dan Bendera, yang memukau penonton. Penampilannya semakin menarik dengan aksesori bulu berwarna merah muda yang menghiasi kerudung hitamnya, dipadukan dengan seragam khas PGRI. Kabupaten Bantaeng yang dikenal dengan julukan âButta Toaâ atau Tanah Tua merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi wisata bahari, kawasan hutan pinus dataran tinggi, hingga situs sejarah purbakala.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Lina mengatakan bahwa keikutsertaannya di Porsenijar bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan juga ajang silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dengan guru-guru dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Perjuangan Lina untuk tampil di panggung Porsenijar tidaklah mudah, karena ia harus menempuh perjalanan darat sekitar 298 kilometer atau sekitar enam jam 40 menit dari Kota Bantaeng menuju Kabupaten Sidrap. Namun, Lina mengaku bahwa seluruh perjuangannya terbayar setelah berhasil tampil di panggung Porsenijar.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan penampilan yang maksimal di panggung Porsenijar, Lina berharap dapat membawa dampak positif bagi Kabupaten Bantaeng ke depan. Ia juga berharap dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di daerahnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kreativitas mereka. Porsenijar PGRI Sulsel telah menjadi ajang yang sangat penting bagi para guru dan tenaga pendidik di Sulawesi Selatan, dan Lina Sulfina Akmal telah menunjukkan bahwa perjuangan dan kerja keras dapat membawa kesuksesan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/sidrap/1843268/tempuh-hampir-298-km-ke-sidrap-guru-bantaeng-tampil-maksimal-di-panggung-porsenijar-pgri-sulsel, without altering the facts of the original article.