**Persib Bandung Tewas di Piala Presiden, Peralta Terkena Kartu Merah** **Pembuka** Persib Bandung gagal mengangkat trofi Piala Presiden 2026/2027 setelah tewas di babak adu penalti melawan Persebaya Surabaya. Pemain Persib Bandung, Mariano Peralta, terkena kartu merah pada menit ke-112 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pertandingan ini berlangsung hingga babak adu penalti setelah imbang 1-1 di babak normal dan babak perpanjangan waktu. Bajul Ijo lebih dulu unggul pada menit ke-20 berkat gol Ramadhan Sananta yang menuntaskan asis Rachmat Irianto. Hanya empat menit berselang, Patricio Matricardi membuat skor imbang menjadi 1-1. Gol bek asal Argentina itu berkat umpan Uilliam Barros. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada akhir babak pertama perpanjang waktu, Persib Bandung harus bermain dengan 10 pemain. Kondisi tersebut menyusul kartu merah langsung yang Mariano Peralta pada menit ke-112. Dalam pertandingan itu, mantan penyerang Borneo FC tersebut masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keputusan Persib Bandung untuk melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain menunjukkan keberanian dari pelatih Igor Tolic. Namun, kartu merah yang diterima oleh Peralta dapat menjadi hambatan besar bagi tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya. Ini juga dapat menjadi pelajaran bagi Peralta untuk lebih mengontrol dirinya di lapangan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meski gagal mengangkat trofi Piala Presiden, Persib Bandung masih memiliki jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka. Mereka harus melanjutkan perjuangan mereka di Liga 1 dan mencari kesempatan untuk mengangkat trofi lain. Peralta juga harus memperbaiki performanya agar dapat membantu timnya mencapai tujuan mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/superball/1180759/hasil-final-piala-presiden-2026-persib-bandung-kalah-peralta-kartu-merah, without altering the facts of the original article.