Berita Hari Ini – 30 September 2026 | Muara Bungo, Jambi, tengah menjadi pusat perhatian karena rangkaian peristiwa yang menyoroti dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah ini. Pada akhir September 2026, kepolisian Polres Bungo melaporkan penindakan terhadap Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sungai Batang Tebo, sementara pemblokiran jalan dan koordinasi lintas sektoral menambah kompleksitas situasi. Di sisi lain, pemerintah daerah menegaskan komitmen terhadap konservasi gajah di Bukit Tigapuluh serta memfasilitasi akses udara melalui penyediaan Avtur di Bandara Muara Bungo. Kegiatan komunikasi sosial (Komsos) Babinsa di Desa Kuning Gading menandai upaya menjaga keamanan dan keharmonisan sosial.
Penindakan PETI dan Dampaknya Terhadap Lingkungan
Polres Bungo melakukan operasi di Dusun Sungai Ipuh, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, pada tanggal 26 September. Tim yang dipimpin oleh Kasubag Kerma Bag Ops menelusuri lokasi yang sebelumnya digunakan untuk PETI. Di sana, hanya ditemukan satu unit alat Asbuk, perkemahan, dan satu tangki minyak berkapasitas 1.000 liter. Semua barang bukti kemudian dibakar. Menurut petugas, aktivitas PETI sudah dihentikan sebelum kedatangan polisi.
Selama operasi, polisi menegaskan akan terus melakukan pengawasan berkala. “Kami akan menindak tegas pelanggaran dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Bungo,” ujar Iptu Bambang JM. Sementara itu, pemblokiran jalan yang meluas di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuamg memicu rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Polres Bungo pada 27 September. Wakil Bupati Bungo, Ustadz Tri Wahyu Hidayat, memohon maaf atas lambatnya respons pemerintah dan menyerukan mediasi bersama masyarakat.
Konservasi Gajah Sumatera di Bukit Tigapuluh
Di desa Muara Sekalo, Kabupaten Tebo, Menteri Kehutanan Raja Antoni memimpin kunjungan ke Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG). Program pengayaan pakan, meliputi tebu, pisang, nanas, dan rumput gajah, mencakup 2,8 hektare lahan. Penanaman dilakukan oleh masyarakat setempat sebagai upaya kolaboratif melestarikan habitat. Raja Antoni menambahkan bahwa GPS collar hampir menutupi semua gajah di kawasan tersebut, dan akan ada empat perangkat tambahan.
Avtur di Bandara Muara Bungo: Menurunkan Harga Tiket dan Meningkatkan Konektivitas
Dengan peluncuran layanan Avtur oleh Pertamina Patra Niaga, Bandara Muara Bungo kini menyediakan bahan bakar penerbangan secara lokal. Dampaknya terlihat pada harga tiket Batik Air menuju Jakarta, turun sekitar Rp300 ribu menjadi kisaran Rp1,3‑Rp1,4 juta. Penurunan ini diharapkan meningkatkan mobilitas bisnis dan pariwisata, sekaligus mengurangi biaya operasional maskapai.
Babinsa Komunikasi Sosial dan Keamanan Wilayah
Serma Wahyu Widayat, Babinsa Koramil 416‑06/Muara Bungo, mengunjungi Desa Kuning Gading pada 26 September. Ia bertemu dengan Datuk Rio, pemangku adat, untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Kegiatan ini menandai langkah awal untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah.
Secara keseluruhan, Muara Bungo menunjukkan ketegangan antara kegiatan ekonomi informal, seperti PETI, dengan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan infrastruktur. Penegakan hukum, koordinasi lintas sektoral, dan program konservasi bersama menandai respons terpadu dari berbagai lembaga. Di samping itu, peningkatan fasilitas bandara dan komunikasi sosial menambah dimensi positif bagi perkembangan daerah.