29 September 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Poltekkes Denpasar menggelar Pengabdian di Desa Julah, menurunkan risiko stunting lewat pendampingan keluarga berkualitas. Temukan bagaimana upaya ini sudah membantu ratusan anak dan apa yang bisa Anda pelajari dari program ini.

Poltekkes Denpasar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) di Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Buleleng, pada Jumat, 12 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Pendampingan Keluarga Berkualitas Bebas Stunting di Desa Julah Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng”, sebagai tindak lanjut program sebelumnya untuk mencegah stunting di wilayah tersebut.

Pelaksanaan Pengabdian Keluarga Berkualitas di Desa Julah

Kegiatan Pengabmas Poltekkes Denpasar dimulai dengan sambutan hangat dari Ketua Pengabmas, I Gusti Ayu Sri Dhyanaputri, yang menekankan pentingnya pembinaan keluarga agar seluruh anggotanya sehat. Ia menjelaskan bahwa upaya menciptakan keluarga berkualitas bebas stunting melibatkan pembinaan keluarga agar seluruh anggotanya sehat, sehingga kasus stunting dapat dicegah. “Stunting bukan hanya disebabkan kondisi bayi/balita, tapi faktor kesehatan lebih luas termasuk kesehatan remaja putri yang harus dijaga sejak dini agar tidak lahirkan generasi stunting,” tuturnya.

Selama acara, para tenaga kesehatan dari Poltekkes Denpasar memberikan pelatihan praktis mengenai penyiapan makanan sesuai gizi anggota keluarga, serta cara membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Ibu memiliki peranan penting sebagai motor penggerak keluarga, mulai dari menyiapkan makanan sesuai gizi anggota, membiasakan pola hidup bersih dan sehat, hingga memahami kebutuhan gizi di tiap tahap kehidupan. Dengan pengetahuan dan kemampuan baik, ibu bisa jaga kesehatan keluarga secara menyeluruh sehingga stunting bisa dicegah dini.

Program ini juga melibatkan partisipasi aktif warga desa. Dalam sesi tanya jawab, para ibu rumah tangga menyampaikan kendala yang mereka hadapi dalam menyiapkan makanan bergizi dan menjaga kebersihan lingkungan. Para tenaga kesehatan memberikan solusi praktis, seperti cara menyimpan bahan makanan agar tetap segar dan aman, serta teknik memasak yang mempertahankan nutrisi penting bagi anak-anak dan ibu hamil.

Selain itu, pengabdian ini menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi semua anggota keluarga. I Gusti Ayu Sri Dhyanaputri menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dini dapat mendeteksi masalah gizi sebelum berkembang menjadi stunting. Oleh karena itu, setiap keluarga diharapkan rutin memeriksa status gizi dan pertumbuhan anak melalui layanan kesehatan yang disediakan oleh Poltekkes Denpasar.

Strategi Pencegahan Stunting melalui Pendampingan Keluarga

Strategi yang diterapkan meliputi tiga pilar utama: edukasi gizi, promosi kebersihan, dan pemeriksaan kesehatan rutin. Edukasi gizi disampaikan melalui workshop interaktif, di mana para peserta belajar tentang komposisi makanan seimbang, pentingnya protein, vitamin, dan mineral bagi pertumbuhan anak. Promosi kebersihan menyoroti praktik kebersihan pribadi dan lingkungan, seperti mencuci tangan sebelum makan, penggunaan air bersih, dan sanitasi rumah.

Pemeriksaan kesehatan rutin diadakan setiap tiga bulan sekali. Pada setiap kunjungan, tenaga medis melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan analisis gizi. Data tersebut kemudian dicatat dalam sistem informasi kesehatan desa, memungkinkan pihak berwenang untuk memantau perkembangan kesehatan keluarga secara real time. Dengan pendekatan ini, Poltekkes Denpasar berharap dapat mengidentifikasi dan menindaklanjuti kasus stunting secara cepat.

Selama sesi edukasi, para tenaga kesehatan juga menekankan pentingnya peran remaja putri dalam mencegah stunting. Remaja putri yang sehat dan teredukasi dapat menjadi agen perubahan di dalam keluarga, memastikan asupan gizi yang cukup bagi diri mereka sendiri dan anak-anak yang akan datang. Hal ini menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya fokus pada bayi dan balita, tetapi melibatkan seluruh generasi.

Dampak Positif Pengabdian Keluarga Berkualitas

Dari hasil evaluasi program sebelumnya, sudah terbukti bahwa pendampingan keluarga berkualitas mampu menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Pengabdian ini dirancang untuk memperluas dampak positif tersebut dengan menambah cakupan dan intensitas pelatihan. Dengan adanya pengetahuan yang lebih luas tentang gizi dan kebersihan, keluarga di Desa Julah dapat mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan anak.

Selain menurunkan angka stunting, program ini juga berpotensi meningkatkan kualitas hidup keluarga. Keluarga yang sehat cenderung memiliki produktivitas yang lebih tinggi, baik di bidang pertanian maupun pekerjaan lain. Selain itu, kesehatan mental keluarga juga dapat terjaga, karena stres dan kecemasan yang disebabkan oleh masalah kesehatan dapat diminimalisir.

Program ini juga memberikan kontribusi pada pembangunan masyarakat secara keseluruhan. Dengan keluarga yang sehat, tingkat absensi di sekolah menurun, karena anak-anak tidak sering sakit. Hal ini berdampak pada peningkatan prestasi akademik dan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda.

Peran Poltekkes Denpasar dalam Menjamin Kualitas Pendampingan

Poltekkes Denpasar memanfaatkan sumber daya manusia dan fasilitas pendidikan kesehatan yang dimilikinya untuk memberikan layanan terbaik. Para mahasiswa dan tenaga kesehatan bekerja sama dalam penyusunan materi edukasi, pelatihan praktis, serta monitoring kesehatan keluarga. Hal ini menunjukkan sinergi antara pendidikan dan pelayanan kesehatan yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan dinas kesehatan setempat, Poltekkes Denpasar memastikan bahwa program ini selaras dengan kebijakan nasional dan daerah. Hal ini memudahkan koordinasi antara berbagai pihak, sehingga program dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Rencana Ke Depan dan Harapan

Poltekkes Denpasar berencana melanjutkan program pendampingan keluarga berkualitas di Desa Julah dan wilayah sekitarnya. Rencana ini mencakup peningkatan frekuensi kunjungan, penyediaan bahan makanan bergizi, serta pengembangan modul pelatihan yang lebih terstruktur. Selain itu, rencana ini juga akan melibatkan partisipasi lebih banyak stakeholder, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan sektor swasta, untuk memperluas jangkauan dan sumber daya.

Harapan utama dari program ini adalah menciptakan generasi yang bebas stunting, sehat, dan produktif. Dengan keluarga berkualitas, setiap anak dapat tumbuh dengan optimal, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara mental dan sosial. Hal ini akan membawa perubahan positif bagi seluruh komunitas, memperkuat

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/poltekkes-denpasar-gelar-pengabmas-di-desa-julah-berupaya-cegah-stunting-dengan-pendampingan-keluarga-berkualitas, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *