Pencegahan Stunting Melalui Pendampingan Keluarga di Desa Julah
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) di Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Buleleng, dengan tema âPendampingan Keluarga Berkualitas Bebas Stunting di Desa Julah Kecamatan Tejakula Kabupaten Bulelengâ. Program ini merupakan tindak lanjut dari upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Poltekkes Denpasar gencarkan pengabmas di Desa Julah dengan upaya nyata cegah stunting melalui pendampingan keluarga. Ketua Pengabmas Poltekkes Denpasar, I Gusti Ayu Sri Dhyanaputri, menjelaskan bahwa stunting bukan hanya disebabkan oleh kondisi bayi atau balita, tetapi juga oleh faktor kesehatan yang lebih luas, termasuk kesehatan remaja putri yang harus dijaga sejak dini agar tidak melahirkan generasi stunting.
Apa yang Terjadi di Desa Julah?
Desa Julah dipilih sebagai lokasi pengabmas karena berdasarkan data Puskesmas Tejakula II, terdapat 39 kasus stunting di Kabupaten Buleleng, sembilan di antaranya di Desa Julah. Oleh karena itu, perlu perhatian serius dan penanganan dari berbagai pihak untuk mencegah stunting.
Pengabmas Poltekkes Denpasar meliputi penyuluhan tentang kebutuhan gizi tiap tahap kehidupan, kesehatan ibu hamil, cegah anemia pada remaja dan ibu hamil, tumbuh kembang anak, dan cara siapkan makanan bergizi seimbang. Ibu-ibu juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan seperti tekanan darah, glukosa, kolesterol, asam urat, indeks massa tubuh, dan hemoglobin untuk deteksi anemia. Jika ditemukan masalah kesehatan, peserta dirujuk ke puskesmas.
Mengapa dan Dampak
Mengapa Pendampingan Keluarga Penting?
Pendampingan keluarga berkualitas bebas stunting di Desa Julah penting karena ibu memiliki peranan penting sebagai motor penggerak keluarga, mulai dari menyiapkan makanan sesuai gizi anggota, membiasakan pola hidup bersih dan sehat, hingga memahami kebutuhan gizi di tiap tahap kehidupan. Dengan pengetahuan dan kemampuan baik, ibu bisa menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh sehingga stunting bisa dicegah dini.
Dampak ke Depan
Dengan pendampingan keluarga yang berkualitas, diharapkan keluarga di Desa Julah memiliki kualitas kesehatan yang baik sehingga anak-anak terbebas dari risiko stunting. Poltekkes Denpasar juga menyerahkan alat kesehatan seperti tensimeter, timbangan berat badan, dan alat ukur tinggi badan kepada ibu-ibu PKK untuk digunakan rutin.
Penutup
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Salah satu peserta, Ni Wayan Puspayani, menyampaikan terima kasih atas edukasi Poltekkes Denpasar. Ia mendapatkan pengetahuan baru tentang makanan bergizi dan cara olah bahan lokal. âBisa langsung terapkan di rumah untuk tingkatkan kesehatan keluarga,â ujarnya. Dengan upaya nyata dan kerja sama yang baik, diharapkan Desa Julah dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam upaya pencegahan stunting melalui pendampingan keluarga berkualitas.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/poltekkes-denpasar-gelar-pengabmas-di-desa-julah-berupaya-cegah-stunting-dengan-pendampingan-keluarga-berkualitas, without altering the facts of the original article.