Disparbud Kabupaten Malang melakukan pendampingan desa wisata binaan seperti Desa Ngawonggo di Kecamatan Tajinan. Lewat pendampingan ini, pengelolaan desa wisata di Kabupaten Malang ditargetkan dapat berkelanjutan. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disparbud Kabupaten Malang, Budi Susilo, mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan kebutuhan dasar bagi pengembangan desa wisata. Dengan ini, diharapkan dapat memetakan potensi wisata yang ada di desa untuk dikelola secara profesional.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Mengutip Budi Susilo, pendampingan desa wisata ini merupakan kebutuhan dasar bagi pengembangan desa wisata. “Harapan kami, melalui kegiatan ini kita dapat mengidentifikasi berbagai potensi yang ada di masing-masing desa,” kata Budi, Selasa (4/8/2026). Pendampingan ini juga bertujuan untuk meningkatkan manajemen pengelolaan desa wisata, sehingga kunjungan wisatawan bisa bertambah. Pada akhirnya, akan berdampak pada peningkatan perputaran ekonomi masyarakat desa.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Pendampingan desa wisata ini juga akan membantu meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata di Kabupaten Malang. Dengan demikian, desa wisata di Kabupaten Malang diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan berkualitas. Tahun ini, Disparbud Kabupaten Malang menggandeng CV Kreol Indonesia dan East Java Ecotourism Forum (EJEF) sebagai tim pendamping dan ahli di bidang pariwisata berbasis masyarakat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Ngawonggo, Rahmad Yasin, menambahkan bahwa fokus pengembangan saat ini diarahkan pada pemanfaatan potensi desa secara terpadu. “Desa wisata itu mencakup keseluruhan satu desa. Potensi apa saja yang ada di Desa Ngawonggo ini ranahnya nanti bisa dijadikan pariwisata, tidak terpaku pada satu objek saja,” ujar Rahmad. Konsep Desa Wisata Ngawonggo akan memadukan cagar budaya ‘Situs Patirtaan Ngawonggo’ dengan daya tarik lokal masyarakat melalui pengalaman kehidupan di desa.
Tujuan Akhir: Desa Wisata yang Berkelanjutan
Disparbud Kabupaten Malang berharap bahwa pendampingan desa wisata ini akan membantu meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata di Kabupaten Malang. Dengan demikian, desa wisata di Kabupaten Malang diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan berkualitas. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Siklus Menarik untuk Desa Wisata Ngawonggo
Desa Ngawonggo diharapkan dapat menjadi contoh desa wisata yang berkelanjutan di Kabupaten Malang. Dengan konsep desa wisata yang terpadu, desa ini dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Desa Wisata
Pemerintah Kabupaten Malang berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata. Dengan memberikan dukungan dan fasilitas, pemerintah dapat membantu meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Kesimpulan
Pendampingan desa wisata di Desa Ngawonggo diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata di Kabupaten Malang. Dengan demikian, desa wisata di Kabupaten Malang diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan berkualitas. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Potensi Lokal Ngawonggo yang Harus Dikembangkan
Desa Ngawonggo memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Dengan memadukan cagar budaya ‘Situs Patirtaan Ngawonggo’ dengan daya tarik lokal masyarakat melalui pengalaman kehidupan di desa, desa ini dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Siklus Menarik untuk Desa Wisata Ngawonggo
Desa Ngawonggo diharapkan dapat menjadi contoh desa wisata yang berkelanjutan di Kabupaten Malang. Dengan konsep desa wisata yang terpadu, desa ini dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Desa Wisata
Pemerintah Kabupaten Malang berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata. Dengan memberikan dukungan dan fasilitas, pemerintah dapat membantu meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta infrastruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan desa wisata.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/malang/554991/disparbud-kabupaten-malang-dampingi-pengembangan-desa-wisata-ngawonggo-dorong-potensi-lokal, without altering the facts of the original article.