5 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Presiden Prabowo Subianto menutup lebih dari 750 BUMN yang rugi. Apa dampaknya bagi keuangan negara dan rakyat Indonesia?

Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi dan penertiban besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai membebani keuangan negara. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan uang rakyat dikelola secara optimal. Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa lebih dari 750 BUMN telah ditutup karena tidak menghasilkan keuntungan. “Masalahnya kemarin ini BUMN-BUMN ini, ya kita sudah tahu, ya, sudah lama jadi orang Indonesia saudara sudah mengerti. Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan,” ujarnya.

Fokus pada Efisiensi

Menurut Prabowo Subianto, selama ini tidak sedikit BUMN yang tidak menghasilkan keuntungan, namun tetap membebani negara melalui biaya operasional serta pembayaran gaji direksi dan komisaris. Ia kemudian menanyakan kepada Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria mengenai target efisiensi jumlah perusahaan pelat merah. Ia menyebut jumlah BUMN yang saat ini mencapai lebih dari 1.000 perusahaan dapat dipangkas hingga tersisa sekitar 250 perusahaan. “Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan buat tinggal sekitar 300. Gimana, Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa BUMN? Ujungnya nanti 250?” tanya Prabowo yang disambut anggukan oleh Dony.

MENGAPA: Konteks dan Latar Belakang

Pemerintah melakukan penertiban BUMN karena banyak perusahaan pelat merah yang tidak efisien dan membebani keuangan negara. BUMN yang tidak menghasilkan keuntungan tetap harus dibiayai oleh negara, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penertiban untuk meningkatkan efisiensi. Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa uang rakyat dikelola secara optimal dan transparan.

DAMPAK: Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan penertiban BUMN, pemerintah berharap dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban keuangan negara. Lebih dari 750 BUMN yang telah ditutup diharapkan dapat mengurangi biaya operasional dan pembayaran gaji direksi dan komisaris yang tidak perlu. Selain itu, penertiban BUMN juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah yang masih beroperasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BUMN.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Penertiban BUMN merupakan langkah awal untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan pelat merah. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, seperti meningkatkan kinerja BUMN yang masih beroperasi dan memastikan bahwa uang rakyat dikelola secara optimal. Pemerintah harus terus melakukan evaluasi dan penertiban untuk memastikan bahwa BUMN dapat beroperasi secara efisien dan efektif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://economy.okezone.com/read/2026/06/29/320/3227206/prabowo-tutup-lebih-dari-750-bumn-yang-rugi, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *