Preman yang melakukan pungli terhadap wisatawan di Bukit Lamreh, Aceh, telah ditangkap polisi. Tarif yang diminta mencapai Rp 3 juta. Kasus ini bermula saat seorang wisatawan asal Bener Meriah, RD (19), berwisata ke Bukit Lamreh pada Minggu (14/6) dan bertemu dengan tiga pelaku berinisial NZR, JL, dan ETK.
Kronologi Penangkapan
Kapolsek Mesjid Raya AKP Mahdi Asyadi mengungkapkan bahwa NZR dan rekannya meminta uang sebesar Rp 3 juta kepada RD. Namun, karena korban tidak memiliki uang, ia memberikan jaminan berupa anting. Setelah kejadian, RD melaporkan kasus tersebut ke polisi dan kembali ke lokasi untuk menebus jaminannya.
Polisi kemudian membentuk tim untuk melakukan undercover dan berhasil mengamankan NZR bersama barang bukti dan satu unit motor. Dua pelaku lain berhasil melarikan diri dan kini masih diburu polisi.
Modus Operandi dan Dampak
Polisi masih mendalami kasus ini dan menyelidiki kemungkinan ada orang lain yang terlibat. NZR masih diperiksa untuk mengetahui sudah berapa lama aksi pemerasan terhadap wisatawan dilakukan. Kasus ini menimbulkan dampak signifikan terhadap kenyamanan wisatawan dan masyarakat lokal.
Kapolsek Mesjid Raya AKP Mahdi Asyadi menegaskan bahwa polisi tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kriminal yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan. Polisi akan menindak laporan dari warga yang mengalami pemerasan.
Apa Artinya Ini bagi Masyarakat?
Kejadian ini menyoroti pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan. Dengan penangkapan NZR, polisi berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku lain yang berpotensi melakukan tindakan serupa. Masyarakat dan pengunjung objek wisata diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindakan yang mengarah pada tindak pidana.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Polisi masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengungkap jaringan pelaku lain dan memastikan bahwa kasus serupa tidak terulang. Dengan komitmen polisi untuk menindak tegas segala bentuk premanisme dan pemerasan, diharapkan keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata dapat terjamin.