22 Agustus 2026
Profil Ari Askhara Lengkap: Pendidikan, Karier, Jabatan, dan Fakta Menarik

Profil Ari Askhara Lengkap: Pendidikan, Karier, Jabatan, dan Fakta Menarik

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Profil Ari Askhara kembali menjadi perhatian publik pada 2026 setelah mantan Direktur Utama Garuda Indonesia tersebut memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya di sektor maritim. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, yang lebih dikenal sebagai Ari Askhara, sebelumnya dikenal sebagai salah satu eksekutif yang memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan, BUMN, penerbangan, pelabuhan, dan energi.

Ari Askhara ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) pada Januari 2026. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa HUMI telah menerima surat pengunduran dirinya pada 14 Agustus 2026. Pengunduran diri tersebut belum efektif dan masih menunggu pengesahan melalui RUPSLB. (Harian Basis)

🔖 Baca juga:
Konaté Desak Premier League Ikuti Jejak Ligue 1: Dampak Penundaan dan Kontroversi di Lini Depan Liverpool

Berikut profil lengkap Ari Askhara, mulai dari pendidikan, perjalanan karier, jabatan penting, hingga fakta menarik tentang sosok yang pernah memimpin Garuda Indonesia tersebut.

Siapa Ari Askhara?

Ari Askhara memiliki nama lengkap I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Ia lahir di Jakarta pada 13 Oktober 1971.

Namanya mulai banyak dikenal masyarakat ketika ia dipercaya menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sebelum mencapai posisi tersebut, Ari telah memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan dan sejumlah perusahaan besar.

Kariernya menunjukkan perpindahan lintas industri. Ia pernah bekerja di sektor perbankan, lembaga keuangan internasional, perusahaan pelabuhan, perusahaan konstruksi, maskapai penerbangan, hingga perusahaan maritim.

Pada Januari 2026, Ari kembali menjadi sorotan setelah ditunjuk menjadi Direktur Utama HUMI. Penunjukan tersebut menjadi salah satu babak terbaru dalam perjalanan profesionalnya. (Ketik)

Pendidikan Ari Askhara

Salah satu bagian penting dalam profil Ari Askhara adalah latar belakang pendidikannya.

Ari menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan menyelesaikannya pada 1994. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia.

Ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dengan bidang International Finance pada 2001. Pendidikan di bidang ekonomi, bisnis, dan keuangan tersebut menjadi fondasi bagi perjalanan kariernya di sektor perbankan dan korporasi. (Olenka)

Latar belakang pendidikan tersebut juga relevan dengan berbagai jabatan yang kemudian dipercayakan kepadanya, terutama posisi yang berhubungan dengan keuangan, investasi, manajemen risiko, dan pengelolaan perusahaan.

Awal Karier di Dunia Perbankan

Perjalanan profesional Ari Askhara dimulai dari sektor perbankan.

Ia mengawali karier di PT Bank Ekspor Impor Indonesia pada periode 1994–1999. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan profesionalnya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk hingga 2005. (Olenka)

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum Ari memasuki lembaga keuangan internasional.

Ia kemudian memiliki pengalaman di sejumlah institusi keuangan global, termasuk Deutsche Bank, Barclays Capital, Standard Chartered Singapore, dan ANZ Bank Indonesia. Pengalaman di perusahaan keuangan tersebut membuatnya memiliki wawasan mengenai investasi, pembiayaan, manajemen risiko, serta strategi korporasi. (Olenka)

Karier di Perusahaan Internasional

Karier Ari Askhara tidak hanya berlangsung di Indonesia.

Ia pernah menduduki posisi di Deutsche Bank AG dan Barclays Capital pada 2008. Kemudian, ia berkarier di Standard Chartered Singapore pada 2011 dan PT Amstelco Tbk pada 2012.

Pada 2014, Ari bergabung dengan ANZ Bank Indonesia. Pengalaman tersebut memperluas jaringan profesionalnya sekaligus memperkuat kemampuan dalam bidang keuangan dan pengelolaan bisnis. (Olenka)

Pengalaman lintas negara ini menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan karier Ari Askhara, terutama karena setelahnya ia mulai memasuki posisi strategis di perusahaan nasional dan BUMN.

Masuk ke Dunia BUMN

Karier Ari Askhara di dunia BUMN berkembang melalui sejumlah posisi strategis.

Ia pernah dipercaya berada di jajaran manajemen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Pengalaman di Pelindo menjadi penting karena perusahaan tersebut bergerak dalam industri kepelabuhanan dan logistik yang memiliki hubungan erat dengan aktivitas perdagangan nasional.

🔖 Baca juga:
JK Diburu Polisi: Rismon Dituduh Bikin Video AI, Tuduhan Pendanaan Rp5 Miliar ke Roy Suryo Jadi Sorotan Nasional

Selain itu, Ari juga pernah menduduki posisi di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Pengalamannya di berbagai perusahaan BUMN menunjukkan bahwa kompetensinya tidak hanya digunakan dalam bidang keuangan, tetapi juga manajemen perusahaan dan pengembangan organisasi. (Olenka)

Perpindahan dari perbankan ke BUMN kemudian mengantarkan Ari ke salah satu posisi paling dikenal dalam kariernya.

Menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia

Nama Ari Askhara semakin dikenal masyarakat ketika ia ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia pada 2018.

Sebelum menjadi direktur utama, Ari juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia. Pengalaman tersebut membuatnya memahami kondisi internal perusahaan sebelum kemudian menduduki posisi tertinggi di jajaran direksi.

Sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari bertanggung jawab terhadap pengelolaan salah satu perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia.

Namun, masa kepemimpinannya tidak berlangsung lama. Pada Desember 2019, Ari diberhentikan dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia setelah muncul kasus pengangkutan Harley-Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat Garuda. (Harian Basis)

Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik paling penting sekaligus kontroversial dalam perjalanan kariernya.

Perjalanan Setelah Garuda Indonesia

Setelah meninggalkan Garuda Indonesia, Ari Askhara tetap aktif di dunia korporasi.

Ia kemudian kembali berkiprah dalam bidang yang berkaitan dengan maritim dan energi. Pengalaman di Pelindo serta sektor transportasi menjadi relevan dengan perjalanan profesionalnya setelah Garuda.

Ari kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama PT GTS Internasional Tbk (GTSI). Namun, pada Februari 2026, ia mengundurkan diri dari posisi tersebut dan kemudian digantikan oleh Yon Irawan. (idnfinancials.com)

Menariknya, pengunduran diri dari GTSI terjadi ketika Ari masih menjabat sebagai Direktur Utama HUMI.

Ari Askhara Menjadi Dirut HUMI

Pada 14 Januari 2026, Ari Askhara resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melalui RUPSLB.

Ia menggantikan Tirta Hidayat. HUMI merupakan perusahaan yang bergerak di sektor jasa maritim dan logistik energi. (Ketik)

Dalam menjalankan perusahaan, Ari sempat menyampaikan fokus pada pertumbuhan pendapatan yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha.

Ia juga mendorong pengembangan HUMI dari sekadar perusahaan pemilik kapal menjadi perusahaan yang bergerak dalam integrated maritime and energy logistics. (ABC News)

Pengalaman Ari di sektor pelabuhan, transportasi, keuangan, dan energi menjadi modal yang relevan untuk memimpin perusahaan maritim.

Pengunduran Diri dari HUMI pada 2026

Perkembangan terbaru dalam profil Ari Askhara 2026 adalah pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama HUMI.

HUMI menerima surat pengunduran diri Ari pada 14 Agustus 2026 dan menyampaikannya melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.

Namun, pengunduran diri tersebut belum efektif. Efektivitasnya masih menunggu pengesahan dalam RUPSLB dengan agenda perubahan susunan pengurus perseroan. Sampai proses tersebut selesai, operasional perusahaan tetap dijalankan oleh jajaran direksi sesuai ketentuan yang berlaku. (Harian Basis)

🔖 Baca juga:
Flamengo Siapkan Dominasi di Maracanã: Kontrak Baru Pedro dan Persaingan Ketat dengan Santos

HUMI juga menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan perusahaan. (Harian Basis)

Dengan demikian, pemberitaan mengenai “Ari Askhara mundur dari HUMI” perlu dipahami secara tepat: surat pengunduran diri sudah diterima, tetapi status efektifnya masih menunggu pengesahan RUPSLB.

Jabatan Penting Ari Askhara

Sepanjang perjalanan kariernya, Ari Askhara telah menduduki berbagai posisi penting. Beberapa di antaranya adalah:

  • Profesional di Bank Ekspor Impor Indonesia.
  • Berkarier di Bank Mandiri.
  • Berpengalaman di Deutsche Bank.
  • Pernah berkarier di Barclays Capital.
  • Pernah bekerja di Standard Chartered Singapore.
  • Berkarier di ANZ Bank Indonesia.
  • Memegang posisi strategis di Pelindo III.
  • Pernah menjadi bagian dari manajemen Wijaya Karya.
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia.
  • Direktur Utama Garuda Indonesia.
  • Direktur Utama GTS Internasional.
  • Direktur Utama Humpuss Maritim Internasional. (Olenka)

Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan pengalaman Ari yang cukup luas dalam bidang keuangan, BUMN, transportasi, maritim, dan logistik energi.

Fakta Menarik tentang Ari Askhara

Ada beberapa fakta menarik mengenai sosok Ari Askhara yang dapat melengkapi profilnya.

Pertama, ia memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan keuangan. Gelar sarjana diperoleh dari UGM, sedangkan pendidikan MBA ditempuh di Universitas Indonesia. (Olenka)

Kedua, pengalaman kariernya cukup beragam. Ari tidak hanya bekerja di satu industri, tetapi pernah berada di perbankan, keuangan internasional, BUMN, penerbangan, hingga maritim.

Ketiga, ia pernah memimpin dua perusahaan di sektor yang berkaitan dengan transportasi dan maritim, yaitu GTSI dan HUMI.

Keempat, Ari pernah menjadi salah satu figur penting di Garuda Indonesia. Namanya kemudian menjadi sorotan nasional setelah kontroversi yang menyebabkan pemberhentiannya pada 2019.

Kelima, pada 2026 perjalanan kariernya kembali menjadi perhatian setelah penunjukan sebagai Dirut HUMI dan kemudian muncul kabar mengenai pengunduran dirinya. (Harian Basis)

Perjalanan Karier yang Penuh Dinamika

Jika melihat perjalanan Ari Askhara secara keseluruhan, kariernya dapat disebut sangat dinamis. Ia memulai dari sektor perbankan, kemudian mendapatkan pengalaman di lembaga keuangan internasional sebelum memasuki lingkungan BUMN.

Dari sektor pelabuhan, ia beralih ke penerbangan dan kemudian kembali ke sektor maritim serta energi.

Setiap sektor memberikan tantangan berbeda. Perbankan menuntut kemampuan finansial dan analisis risiko, sedangkan pelabuhan dan maritim membutuhkan pemahaman terhadap logistik serta operasional. Penerbangan memiliki tantangan lain berupa biaya tinggi, keselamatan, pelayanan, dan persaingan industri.

Pengalaman lintas industri tersebut menjadi bagian penting dari profil profesional Ari Askhara.

Kesimpulan

Profil Ari Askhara menunjukkan perjalanan seorang profesional yang memiliki pengalaman panjang di bidang perbankan, keuangan, BUMN, penerbangan, dan maritim. Dengan nama lengkap I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, ia lahir di Jakarta pada 13 Oktober 1971 dan menempuh pendidikan ekonomi di UGM serta MBA International Finance di Universitas Indonesia. (Olenka)

Namanya semakin dikenal ketika dipercaya menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia pada 2018. Setelah diberhentikan pada 2019, Ari tetap melanjutkan perjalanan profesionalnya hingga kembali dipercaya memimpin perusahaan di sektor maritim.

Pada Januari 2026, ia ditunjuk sebagai Direktur Utama HUMI. Namun, pada Agustus 2026, HUMI menerima surat pengunduran dirinya. Status pengunduran tersebut masih menunggu pengesahan RUPSLB. (Harian Basis)

Dengan perjalanan karier yang panjang dan penuh perubahan, Ari Askhara tetap menjadi salah satu nama yang menarik untuk diperhatikan dalam perkembangan dunia korporasi Indonesia.

penulia :Nofa oktaviya

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *