Profil Jordan Henderson 2026: Karier di Liverpool, Chelsea, Timnas Inggris, dan Daftar Trofi
Profil Jordan Henderson 2026 kembali menjadi perhatian setelah gelandang berpengalaman asal Inggris tersebut bergabung dengan Chelsea. Pemain kelahiran Sunderland, 17 Juni 1990, itu memasuki babak baru dalam kariernya setelah sebelumnya memperkuat Sunderland, Liverpool, Al-Ettifaq, Ajax, dan Brentford.
Henderson merupakan salah satu gelandang Inggris dengan pengalaman panjang di Premier League. Namanya paling dikenal ketika menjadi kapten Liverpool dan memimpin klub tersebut meraih berbagai trofi, termasuk UEFA Champions League pada 2019 dan Premier League pada 2020. Pada Agustus 2026, Chelsea mengumumkan perekrutan Henderson dengan kontrak hingga 2028.
Profil Jordan Henderson 2026
Jordan Brian Henderson lahir di Sunderland, Inggris, pada 17 Juni 1990. Ia bermain sebagai gelandang dan menggunakan kaki kanan sebagai kaki dominan. Pada 2026, Henderson berusia 36 tahun dan tercatat sebagai pemain Chelsea.
Berikut biodata Jordan Henderson:
- Nama lengkap: Jordan Brian Henderson
- Tanggal lahir: 17 Juni 1990
- Tempat lahir: Sunderland, Inggris
- Usia: 36 tahun
- Tinggi: 183 cm
- Posisi: Gelandang
- Kaki dominan: Kanan
- Klub: Chelsea
- Nomor punggung: 14
- Debut Timnas Inggris: 17 November 2010
- Caps Timnas Inggris: 91
- Gol Timnas Inggris: 3
Data resmi England Football mencatat Henderson sebagai gelandang Chelsea dengan 91 penampilan dan tiga gol untuk Timnas Inggris.
Chelsea juga telah mengonfirmasi bahwa Henderson menggunakan nomor punggung 14 pada musim 2026/2027.
Awal Karier Jordan Henderson
Perjalanan karier Jordan Henderson dimulai dari klub kota kelahirannya, Sunderland. Ia bergabung dengan sistem pembinaan Sunderland sejak usia muda dan berkembang hingga mendapatkan kesempatan tampil bersama tim senior.
Debut profesional Henderson terjadi ketika Sunderland menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada November 2008. Setelah itu, ia sempat menjalani masa peminjaman di Coventry City sebelum kembali ke Sunderland.
Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting bagi perkembangan Henderson sebagai gelandang. Permainannya kemudian menarik perhatian Liverpool yang merekrutnya pada Juni 2011.
Karier Jordan Henderson di Liverpool
Liverpool merupakan klub yang memiliki pengaruh besar terhadap karier Jordan Henderson. Ketika pertama kali datang ke Anfield, Henderson masih harus beradaptasi dengan tuntutan bermain di klub besar.
Seiring waktu, ia berkembang menjadi pemain reguler di lini tengah Liverpool. Henderson juga semakin penting dalam struktur tim setelah mendapat kepercayaan sebagai kapten.
Pada Juni 2015, Henderson ditunjuk sebagai kapten Liverpool setelah Steven Gerrard meninggalkan klub. Jabatan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Henderson karena ia kemudian memimpin Liverpool melewati periode kesuksesan besar.
Di bawah kepemimpinan Henderson, Liverpool memenangkan UEFA Champions League pada 2019. Setahun kemudian, Liverpool meraih gelar Premier League setelah menunggu selama 30 tahun untuk kembali menjadi juara liga Inggris.
Selain dua trofi tersebut, Henderson juga menjadi bagian dari Liverpool ketika klub memenangkan FA Cup, dua League Cup, Community Shield, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup.
Daftar Trofi Jordan Henderson di Liverpool
Selama memperkuat Liverpool, Henderson berhasil meraih sejumlah trofi bergengsi.
Berikut daftar trofi utama Jordan Henderson bersama Liverpool:
- Premier League
- UEFA Champions League
- FA Cup
- EFL Cup/League Cup sebanyak dua kali
- FA Community Shield
- UEFA Super Cup
- FIFA Club World Cup
Chelsea mencatat bahwa Henderson telah mengoleksi delapan trofi sepanjang kariernya, termasuk Premier League dan UEFA Champions League.
Perannya sebagai kapten membuat kesuksesan tersebut semakin penting dalam perjalanan karier Henderson. Ia bukan hanya tampil sebagai gelandang, tetapi juga menjadi salah satu pemimpin utama Liverpool di lapangan.
Jordan Henderson Setelah Liverpool
Setelah 12 tahun bersama Liverpool, Henderson meninggalkan Anfield pada musim panas 2023. Ia kemudian melanjutkan karier bersama Al-Ettifaq di Liga Pro Saudi.
Di Al-Ettifaq, Henderson kembali bertemu dengan Steven Gerrard yang saat itu menjadi pelatih klub. Periode tersebut menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya Henderson bermain di luar Eropa.
Setelah itu, Henderson kembali ke Eropa dan bergabung dengan Ajax di Belanda. Pengalamannya di Ajax kemudian dilanjutkan dengan kepindahan ke Brentford.
Henderson bergabung dengan Brentford pada 2025 dan kembali bermain di Premier League. Periode bersama Brentford menjadi jembatan sebelum ia kembali memperkuat salah satu klub besar Inggris.
Jordan Henderson Bergabung dengan Chelsea 2026
Pada 3 Agustus 2026, Chelsea secara resmi mengumumkan perekrutan Jordan Henderson. Ia bergabung dengan status bebas transfer dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Kepindahan tersebut membuat Henderson kembali bermain di Premier League setelah sebelumnya memperkuat Brentford.
Chelsea mendatangkan Henderson sebagai pemain berpengalaman untuk skuad musim 2026/2027. Premier League mencatat bahwa Henderson dan Danny Welbeck, dua pemain senior yang direkrut Chelsea pada musim panas tersebut, memiliki gabungan pengalaman 863 pertandingan Premier League.
Henderson kemudian mendapatkan nomor punggung 14 di Chelsea.
Debut Jordan Henderson Bersama Chelsea
Jordan Henderson akhirnya menjalani debut bersama Chelsea pada pertandingan Premier League melawan Brentford pada 18 September 2026.
Menariknya, pertandingan tersebut mempertemukan Henderson dengan klub yang ia bela pada musim sebelumnya. Henderson masuk dalam starting XI Chelsea yang diturunkan Xabi Alonso.
Pertandingan tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan Henderson karena untuk pertama kalinya ia tampil dalam pertandingan kompetitif bersama Chelsea.
Perjalanan Jordan Henderson di Timnas Inggris
Selain memiliki karier panjang di level klub, Henderson juga menjadi salah satu pemain senior Timnas Inggris.
Ia melakukan debut internasional pada 17 November 2010. Sejak saat itu, Henderson menjadi bagian dari beberapa generasi Timnas Inggris di turnamen besar.
Henderson menjadi bagian dari skuad Inggris yang mencapai semifinal Piala Dunia 2018. Ia juga tampil dalam perjalanan Inggris hingga final Euro 2020. Selain itu, Henderson bermain di Piala Dunia 2022 dan menjadi bagian dari skuad Inggris pada Piala Dunia 2026.
Pada Piala Dunia 2026, Henderson mencatat sejarah dengan menjadi pemain putra Inggris pertama yang tampil di empat edisi Piala Dunia. Ia juga menjadi pemain Inggris pertama yang tampil dalam tujuh turnamen besar.
Ketika tampil menghadapi Panama pada fase grup Piala Dunia 2026, Henderson mencatat penampilan ke-91 untuk Inggris.
Posisi dan Gaya Bermain Jordan Henderson
Jordan Henderson dikenal sebagai gelandang tengah yang memiliki kemampuan passing dan membaca permainan. Ia dapat bermain dalam peran yang lebih dalam maupun membantu tim dalam membangun serangan.
England Football menggambarkan Henderson sebagai pemain yang memiliki kemampuan passing, link play, komitmen, dan karakter kepemimpinan.
Pengalaman menjadi kapten Liverpool juga membuat Henderson dikenal sebagai pemain yang mampu memberikan arahan kepada rekan-rekannya. Karakter tersebut menjadi salah satu bagian penting dari profilnya.
Jordan Henderson dan Pengalaman sebagai Kapten
Salah satu bagian paling menonjol dalam karier Henderson adalah perannya sebagai kapten Liverpool.
Setelah Steven Gerrard meninggalkan Liverpool pada 2015, Henderson dipercaya mengambil alih ban kapten. Ia kemudian menjadi kapten ketika Liverpool meraih Champions League 2019 dan Premier League 2020.
Di Timnas Inggris, Henderson juga beberapa kali dipercaya sebagai kapten ketika Harry Kane tidak bermain. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki rekam jejak kepemimpinan yang panjang di level klub dan internasional.
Kesimpulan
Profil Jordan Henderson 2026 menggambarkan perjalanan seorang gelandang Inggris yang telah melewati berbagai fase dalam karier profesionalnya. Memulai karier di Sunderland, Henderson kemudian berkembang menjadi pemain penting Liverpool dan dipercaya menjadi kapten klub.
Bersama Liverpool, ia meraih delapan trofi, termasuk Premier League dan UEFA Champions League. Setelah meninggalkan Anfield pada 2023, Henderson sempat bermain untuk Al-Ettifaq, Ajax, dan Brentford sebelum akhirnya kembali ke Premier League bersama Chelsea pada 2026.
Di level internasional, Henderson telah mengoleksi 91 caps untuk Inggris dan mencatat sejarah dengan tampil di empat Piala Dunia. Kini, bersama Chelsea, Henderson memasuki babak baru dalam kariernya sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di skuad The Blues.
penulis :nofa oktaviya