**PT Namnam Fashion Industries Cimahi Tutup Usaha Garmen, Fokus Pindah ke Otomotif** **Momen Penentu di Menit Akhir** PT Namnam Fashion Industries Cimahi akhirnya memutuskan untuk tutup usaha garmen dan fokus pada sektor otomotif. Perusahaan ini telah melakukan PHK dengan dua tahap terhadap 178 karyawan, namun masih ada 101 tenaga kerja yang berstatus pekerja perusahaan garmen tersebut. Menurut mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi, Zikri Yamarullah, rencana peralihan usaha ini akan beralih kepemilikan, berganti nama, dan berpotensi mengubah sektor usaha ke arah otomotif. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi memastikan proses peralihan usaha ini berjalan seiring dengan pemenuhan hak-hak ratusan karyawannya. Hingga Jumat 7 Agustus 2026, PT Namnam belum resmi ditutup. Hal ini disampaikan mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Kota Cimahi, Zikri Yamarullah. “Rencananya akan beralih kepemilikan, berganti nama dan berpotensi mengubah sektor usaha ke arah otomotif,” kata Zikri, Rabu (5/8/2026). Menurut Zikri, PT Namnam telah melakukan PHK dengan dua tahap terhadap 178 karyawan. Dari hasil pengawasan, kompensasi dari karyawan yang di-PHK pada tahap pertama telah dipenuhi oleh pihak perusahaan. “Alhamdulillah seluruh hak dipastikan terbayar 100 persen sesuai aturan, gelombang pertama sudah selesai, sisanya dijadwalkan pertengahan Agustus 2026,” tuturnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perubahan sektor usaha PT Namnam Fashion Industries ini memiliki dampak yang signifikan bagi pekerja dan masyarakat sekitar. Dengan pindah ke sektor otomotif, perusahaan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi lokal. Namun, perlu diingat bahwa perubahan ini juga dapat menyebabkan kerugian bagi pekerja yang telah kehilangan pekerjaan. Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnaker Kota Cimahi, Muhammad Faisal, juga menekankan bahwa perusahaan yang baru akan menggantikan PT Namnam Fashion Industries tidak akan sama dengan perusahaan sebelumnya. “Perusahaan Namnam nanti bukan sudah Namnam lagi. Berhenti sepenuhnya. (Berganti perusahaan otomotif?) Informasi yang kita dengar sih seperti itu, tapi kan belum ada laporan resmi,” kata Faisal. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan perubahan sektor usaha ini, PT Namnam Fashion Industries Cimahi menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia harus siap untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan ekonomi. Meskipun perubahan ini memiliki dampak yang signifikan, namun juga dapat membuka peluang baru bagi pekerja dan masyarakat sekitar. Perlu diingat bahwa proses peralihan usaha ini masih dalam tahap awal, dan perlu dilakukan dengan hati-hati dan transparan. Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi harus terus memantau dan memastikan bahwa hak-hak pekerja dipenuhi dan perubahan ini tidak menyebabkan kerugian bagi masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1180764/bukan-lagi-garmen-pt-namnam-fashion-industries-cimahi-akan-alih-usaha-ke-otomotif, without altering the facts of the original article.