Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifRachmat Gobel, salah satu tokoh nasional dan pimpinan Gobel Group, meninggal dunia pada usia 63 tahun di Jakarta pada hari Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.20 WIB. Kepergiannya meninggalkan seorang istri, dua orang anak, beberapa cucu, serta keluarga besar yang sangat kehilangan. Rachmat Gobel dikenal sebagai sosok yang baik dan memiliki rekam jejak kebaikan yang luar biasa semasa hidupnya.
Kronologi Kepergian Rachmat Gobel
Rachmat Gobel menghembuskan napas terakhirnya di Jakarta pada hari Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.20 WIB. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Soepomo Nomor 55A. Prosesi pemberangkatan hingga pemakaman dilangsungkan dengan upacara penghormatan militer resmi yang dipadukan bersama ritual adat tradisi Gorontalo sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas pengabdian hidupnya.
Agenda sakral tersebut dihadiri oleh pihak keluarga, kerabat karib, rekan bisnis, kolega politisi, kalangan artis, serta perwakilan masyarakat Gorontalo yang sengaja datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Sebelum dihantarkan menuju tempat peristirahatan terakhir, jenazah mendiang disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka.
Momen Penentu di Menit Akhir
Sebuah rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @yanabauty pada Jumat (10/7/2026) memperlihatkan suasana persiapan liang lahat almarhum di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Di dalam tayangan itu, seorang wanita sempat berbincang dengan petugas yang sedang mengeduk tanah dengan mengenakan kaus berwarna merah bata.
Petugas penggali kubur tersebut mengakui adanya kemudahan yang tidak biasa saat melakukan pekerjaannya, meskipun ia sendiri awalnya sama sekali tidak mengetahui identitas tokoh yang akan dimakamkan di lubang tersebut. Perempuan tersebut bertanya pada penggali kubur sambil membuat video, âKenapa Pak?â âEmpuk,â ujar penggali kubur berkaus merah bata. âGalinya empuk, ya?â balas wanita perekam video.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kepergian Rachmat Gobel tidak hanya menyisakan kepedihan mendalam, melainkan juga menorehkan kesaksian unik perihal rekam jejak kebaikannya semasa hidup. Banyak orang yang mengenang sosok Rachmat Gobel sebagai seorang yang baik dan memiliki hati yang besar. Salah satu cerita datang dari akun Instagram @imdaraa yang menyampaikan pengalaman haru keluarganya di kolom komentar akun resmi almarhum, @rachmatgobel_rg.
Ia menceritakan bagaimana mendiang ibunya, yang kebetulan merupakan teman satu sekolah saat duduk di bangku SMP dengan almarhum, mendapatkan bantuan pembiayaan medis yang sangat besar ketika berjuang melawan penyakit kanker payudara stadium akhir belasan tahun silam. âOm rahmat merupakan pahlawan untuk ibu saya 11 tahun lalu. Kebetulan almh ibu saya merupakan teman 1 SMP alm om rahmat. Dulu ibu sakit kanker payudara stadium akhir, saya sangat ingat waktu itu ibu harus di MRI dengan biaya puluhan juta, om Rahmat langsung membayar lunas biayanya tanpa mau di bayar.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Rachmat Gobel meninggalkan keluarga besar yang sangat kehilangan. Namun, rekam jejak kebaikannya semasa hidup akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Keluarga besar Rachmat Gobel masih harus menempuh jalan panjang untuk melanjutkan perjuangan dan legacy yang telah dibangun oleh almarhum. Dengan semangat dan komitmen yang kuat, mereka akan terus melanjutkan karya-karya baik yang telah dilakukan oleh Rachmat Gobel.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.brilio.net/sosok/kisah-kisah-haru-di-balik-kepergian-bos-panasonic-rachmat-gobel-penjual-pisang-terisak-saksi-kebaikan-2607135.html, without altering the facts of the original article.