**Rektor UIN Alauddin Tegaskan Kampus Tak Terlibat Politik, Bantahan Bupati Gowa Husniah Talenrang** **Momen Penentu di Menit Akhir** Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, telah membantah e-flyer yang beredar di media sosial dan grup percakapan Whatsapp tentang dakwaan terhadap Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang. E-flyer tersebut mencantumkan foto pimpinan UIN Alauddin dan logo perguruan tinggi Islam yang beralamat di Samata, Kecamatan Somba Opu, Gowa. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** E-flyer berisi narasi yang meminta warga Gowa tidak mudah terprovokasi isu yang menyerang Husniah dan mencantumkan foto pimpinan UIN Alauddin dan logo perguruan tinggi Islam. Berikut ini kalimat yang tertera dalam e-flyer tersebut: ” Masyarakat Kabupaten Gowa diharapkan tetap menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban serta tidak mudah diprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Setiap tuduhan yang ditujukan kepada Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, SE., MM., fitnah yang dialamatkan kepadanya tidak berdasarkan kaidah hukum. Masyarakat Gowa tidak boleh terprovokasi dari pihak-pihak yang mencoba mengancam kepemimpinan di Kabupaten Gowa. â **Apa Artinya Ini ke Depan?** Rektor UIN Alauddin, Prof. Hamdan Juhannis, menegaskan bahwa UIN Alauddin tidak pernah mengeluarkan dukungan politik dalam bentuk apa pun, termasuk berkaitan dengan dinamika politik lokal. “UIN adalah lembaga pendidikan tinggi Islam yang tidak mengurusi hal yang terkait dengan isu politik praktis, termasuk politik lokal,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa penggunaan logo Kementerian Agama, foto rektor, serta foto jajaran pimpinan universitas tanpa izin dalam e-flyer tersebut merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Tindakan ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan menyesatkan publik. UIN Alauddin pun akan mengambil langkah hukum. “Universitas akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucap Hamdan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan membantah e-flyer tersebut, Rektor UIN Alauddin, Prof. Hamdan Juhannis, menegaskan bahwa UIN Alauddin tidak terlibat dalam politik. Hal ini menunjukkan bahwa UIN Alauddin berkomitmen untuk tetap menjadi lembaga pendidikan yang netral dan tidak politis. Namun, kejadian ini juga menunjukkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh UIN Alauddin dalam menjaga integritas dan reputasinya. Dengan demikian, UIN Alauddin harus terus berkomitmen untuk menjaga kejujuran dan keadilan dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/kampus/1844727/uin-alauddin-bantah-bela-bupati-gowa-husniah-talenrang-rektor-kampus-tak-urusi-politik-praktis, without altering the facts of the original article.