Relawan SAR Mulai Standby, Persiapan Jelang Penggalian Makam Sutrimo Pukul 08.00 WIB
Penggalian makam Sutrimo, yang berlangsung pukul 08.00 WIB, dijadwalkan hari ini, Rabu (12/8/2026). Proses ekshumasi makam ini ditangani oleh Polda Metro Jaya dalam proses penyidikan.
Momen Penentu di Menit Akhir
Penggalian makam Sutrimo dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (12/8/2026), dan ditangani oleh Polda Metro Jaya dalam proses penyidikan. Proses ekshumasi makam ini diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap penyebab kematian pria asal Desa Wlahar tersebut.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Sebelum proses penggalian dimulai, makam Sutrimo telah dijaga polisi selama 24 jam. Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi mengatakan, makam tersebut ditetapkan dalam kondisi status quo karena jenazah Sutrimo menjadi barang bukti dalam kasus dugaan kematiannya. Penjagaan dilakukan memastikan kondisi makam dan jenazah tidak berubah serta mencegah adanya tindakan yang berpotensi menghilangkan barang bukti.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Relawan penggali makam, Kamsudin, mengatakan dirinya bersama relawan lainnya mendapat tugas untuk menggali makam hingga proses pemakaman kembali selesai dilakukan. “Kita cuma diminta menggali, sampai dikubur kembali, dan relawan dari Pekuncen dan biasa menggali. Relawan ini sejak Covid dulu, jadi masih sekarang kalau ada apa-apa diperbantukan,” kata Kamsudin. Proses ekshumasi makam Sutrimo diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap penyebab kematian pria asal Desa Wlahar tersebut.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Proses ekshumasi makam Sutrimo dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (12/8/2026), dan ditangani oleh Polda Metro Jaya dalam proses penyidikan. Dengan demikian, proses penyelidikan dan penyidikan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/banyumas/1262849/relawan-sar-mulai-standby-persiapan-jelang-penggalian-makam-sutrimo-pukul-0800-wib, without altering the facts of the original article.