Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, terkait pertemuan Presiden dengan jajaran pimpinan bank-bank Himbara pada 18 Juni 2024 lalu. Prabowo ingin Himbara menjadi perbankan patriotik yang tidak hanya mencetak keuntungan, tetapi juga berperan lebih besar dalam menciptakan pemerataan ekonomi.
Rencana Prabowo untuk Himbara
Menurut Qodari, Presiden Prabowo menekankan sektor perbankan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi yang manfaatnya harus semakin dirasakan masyarakat luas, terutama UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Presiden menginginkan Himbara tidak hanya menunggu calon debitur datang ke kantor cabang, tetapi lebih proaktif turun langsung menemui pelaku usaha untuk memahami kebutuhan mereka.
Qodari menerangkan, konsep perbankan patriotik yang dimaksud Prabowo adalah bank-bank milik negara tidak semata-mata diukur dari besarnya laba yang diperoleh, melainkan juga dari kontribusinya dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan membuka kesempatan usaha yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, Prabowo meminta Himbara lebih aktif menjangkau pelaku UMKM dan memperluas penyaluran pembiayaan kepada sektor produktif.
Mengapa Perbankan Patriotik?
Konsep perbankan patriotik ini penting karena selama ini bank-bank milik negara lebih fokus pada pencapaian keuntungan semata. Namun, dengan peran yang lebih besar dalam menciptakan pemerataan ekonomi, Himbara dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Dengan demikian, Himbara tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen pembangunan ekonomi.
Dampak bagi UMKM dan Perekonomian Nasional
Perluasan akses pembiayaan bagi UMKM dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan penyerapan tenaga kerja, sehingga dapat membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, dengan meningkatnya akses pembiayaan, UMKM dapat meningkatkan kemampuan kompetitifnya, sehingga dapat bersaing dengan usaha besar dan meningkatkan ekspor.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan perluasan fungsi sosial dan ekonomi Himbara tidak boleh mengorbankan kesehatan industri perbankan. Pemerintah memastikan bank-bank pelat merah tetap dikelola secara profesional dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Dengan demikian, Himbara dapat menjalankan mandatnya untuk memperkuat peran sosial dan ekonomi, sambil tetap menjaga kesehatan industri perbankan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.