27 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Indonesia desak kompensasi karya jurnalistik adil di era digital dan AI. Apa dampaknya bagi industri media dan kreator konten?

Konteks dan Latar Belakang

UNESCO memandang jurnalisme sebagai barang publik (public good), yang keberlanjutannya menjadi prasyarat bagi kebebasan berekspresi dan hak publik atas informasi. Oleh karena itu, perlu ada mekanisme kompensasi yang adil bagi karya jurnalistik yang dimanfaatkan oleh platform digital dan penyedia AI. Dalam sesi diskusi kelompok (breakout session), Kepala BSK Hukum menyampaikan empat pokok posisi Indonesia. Pertama, Indonesia tengah menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta yang secara tegas mengakui karya jurnalistik sebagai bagian dari objek perlindungan hak cipta. Pengakuan ini memberikan fondasi hukum bagi jurnalis dan penerbit berita untuk memperoleh nilai ekonomi yang adil atas pemanfaatan karyanya.

Posisi Indonesia dalam Mekanisme Kompensasi

Kedua, diperlukan mekanisme verifikasi (gatekeeper) untuk memastikan bahwa jurnalis dan produk jurnalistik yang karyanya diutilisasi oleh platform maupun AI benar-benar terverifikasi, sehingga manfaat kompensasi tepat sasaran dan tidak mengalir kepada produsen konten yang tidak memenuhi standar jurnalistik. Ketiga, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) diposisikan sebagai mesin utama penghimpunan dan pendistribusian royalti (collection and distribution of royalty) bagi produk jurnalistik, dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Keempat, untuk menjamin transparansi dan interoperabilitas, dibutuhkan metadata yang andal (robust) guna menelusuri penggunaan produk-produk jurnalistik oleh platform maupun penyedia AI lintas yurisdiksi.

🔖 Baca juga:
10 Tol Baru Siap Beroperasi Desember, Cek Daftarnya!

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan demikian, pemerintah Indonesia berharap dapat menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan berkelanjutan, serta memberikan keadilan ekonomi bagi jurnalis dan keberlanjutan bagi media. Melalui kolaborasi narasi kebijakan yang konvergen di berbagai forum multilateral, Indonesia hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai kontributor norma global. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Pemerintah Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk mewujudkan komitmennya dalam memperjuangkan kompensasi yang adil bagi karya jurnalistik. Namun, dengan kerja sama dan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta ekosistem informasi yang sehat dan berkelanjutan, serta memberikan keadilan ekonomi bagi jurnalis dan keberlanjutan bagi media.

🔖 Baca juga:
Gas Natuna Kini Mengalir ke Dalam Negeri, Tak Hanya Diekspor

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260709165332-192-1378830/ri-dorong-kompensasi-karya-jurnalistik-yang-adil-di-era-digital-dan-ai, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
Indonesia Resmi Memasuki Fase El Nino Kuat Menurut BMKG, Ini Dampaknya

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *