Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifRuben Onsu Geram dengan Cara Sarwendah Tagih Nafkah Anak
Ruben Onsu dan Sarwendah kembali berseteru terkait nafkah anak-anak mereka. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menilai cara Sarwendah menagih nafkah kepada kliennya tidak sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Ruben Onsu merasa geram karena Sarwendah mengirimkan rincian biaya anak-anaknya menyerupai tagihan atau invoice tanpa pembahasan terlebih dahulu.
Minola Sebayang mengungkapkan bahwa Ruben Onsu mendapatkan rincian biaya anak-anaknya yang tidak disertai penjelasan rinci tetapi diminta untuk diganti. Menurut Minola, mekanisme penagihan nafkah tersebut tidak sesuai dengan isi kesepakatan keduanya yang tertuang dalam Akta Nomor 39 yang dibuat mantan pasangan tersebut di hadapan notaris.
Apa yang Terjadi?
Menurut Minola, kesepakatan terkait mekanisme pembahasan biaya pemeliharaan dan pendidikan anak telah diatur dalam Akta Nomor 39. Minola menegaskan bahwa seharusnya ada diskusi kedua orang tua sesuai mekanisme yang telah disepakati apabila terdapat tambahan biaya pemeliharaan atau pendidikan, bukan langsung diajukan sebagai tagihan.
Minola juga menyayangkan persoalan mengenai nafkah anak melebar ke persoalan lain yang tidak berkaitan langsung dengan persoalan nafkah yang disampaikan Sarwendah. “Kalau pelaporan itu kita bicara masalah kredit, kita bicara masalah nafkah anak kan beda. Kalau masalah nafkah anak harusnya polanya disampaikan dan didiskusikan, tapi yang mereka bahas sesuatu yang lain. Ini yang agak tidak sinkron,” pungkasnya.
Mengapa dan Dampak
Mengenai mengapa cara Sarwendah menagih nafkah anak dianggap tidak biasa, Minola menjelaskan bahwa biaya pemeliharaan dan pendidikan anak itu harus berdasarkan diskusi kedua orang tua, bukan keputusan sepihak. Apalagi kalau kemudian dikatakan reimburse. “Mana ada orang yang sudah bercerai, biaya nafkah anaknya berubah-ubah setiap bulan?” kata Minola.
Dampak dari kejadian ini adalah Ruben Onsu dan Sarwendah akan bertarung di meja hijau terkait hak asuh anak setelah Ruben melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 30 Juni 2026. Atas pengajuan tersebut, sidang pertama dijadwalkan berlangsung 15 Juli 2026. Gugatan tersebut sekaligus membatalkan rencana pertemuan damai antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang dijadwalkan pada 11 Juli 2026.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ruben Onsu dan Sarwendah masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan terkait nafkah anak dan hak asuh anak. Kedua belah pihak harus menjalani proses hukum untuk menyelesaikan permasalahan ini. Oleh karena itu, kita harus menunggu hasil dari proses hukum yang akan dijalani oleh Ruben Onsu dan Sarwendah.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260713145733-234-1380163/ruben-nilai-cara-sarwendah-tagih-nafkah-anak-tak-sesuai-kesepakatan, without altering the facts of the original article.