Rusia menjadi awal mula persahabatan tak terduga antara Meksiko dan Korea Selatan. Pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2026 akan menjadi babak baru dalam hubungan yang sudah terjalin sejak Piala Dunia 2018 di Rusia. Laga yang digelar Jumat (19/6) pagi itu juga menjadi pengingat akan hubungan unik yang terjalin antara kedua negara sejak Piala Dunia 2018 di Rusia. Meksiko dan Korea Selatan akan kembali bertemu di ajang sepak bola terbesar di dunia, dan publik sepak bola penasaran apakah persahabatan mereka akan berlanjut di Piala Dunia 2026.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pada Piala Dunia 2018, Meksiko berada dalam posisi sulit setelah kalah dari Swedia pada laga terakhir fase grup. Hasil tersebut membuat peluang mereka lolos ke babak 16 besar bergantung pada pertandingan lain, yakni Korea Selatan melawan Jerman. Di luar perkiraan banyak pihak, Korea Selatan berhasil menciptakan kejutan dengan mengalahkan juara bertahan Jerman 2-0. Kemenangan itu membuat Jerman tersingkir dari turnamen, sementara Meksiko dan Swedia berhasil melaju ke fase gugur.
Banyak suporter Meksiko yang menganggap hasil tersebut telah menyelamatkan perjalanan tim nasional mereka di Piala Dunia. Ribuan pendukung Meksiko kemudian berkumpul di Mexico City dan mendatangi Kedutaan Besar Korea Selatan untuk menyampaikan rasa terima kasih. Perayaan berlangsung meriah dengan nyanyian, musik, dan kibaran bendera kedua negara. Dalam momen tersebut, Konsulat Jenderal Korea Selatan saat itu, Han Byung Jin, bahkan diangkat oleh para suporter dan diperlakukan layaknya pahlawan.
Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda
Dari perayaan itu lahir sebuah yel-yel yang kemudian dikenal luas di kalangan suporter kedua negara yakni ‘Coreano, hermano, ya eres mexicano!’ yang berarti, ‘Saudara Korea, kini kamu adalah orang Meksiko’. Ungkapan tersebut menjadi simbol hubungan hangat antara pendukung Meksiko dan Korea Selatan. Sejak saat itu, kedekatan kedua kelompok suporter terus terlihat dalam berbagai ajang sepak bola internasional, termasuk setiap kali Piala Dunia digelar.
Kedekatan antara Meksiko dan Korea Selatan bukan hanya terjadi di level suporter. Kedua tim juga memiliki sejarah pertemuan yang menarik. Dalam pertandingan yang digelar di Guadalajara Stadium, Meksiko akhirnya berhasil unggul 1-0 atas Korea Selatan. Namun, pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2026 bukan sekadar pertandingan fase grup. Bagi banyak penggemar sepakbola, laga tersebut juga menghidupkan kembali kisah persahabatan yang lahir dari salah satu kejutan terbesar dalam sejarah piala dunia.
Apa Artinya Ini bagi Persib ke Depan?
Mengapa persahabatan antara Meksiko dan Korea Selatan begitu penting? Sebab, hubungan antara kedua negara tidak hanya terjadi di level sepak bola, tapi juga memiliki dampak yang lebih luas. Persahabatan antara kedua negara dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain tentang bagaimana sepak bola dapat menjadi bahasa universal yang dapat menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Dampak dari persahabatan antara Meksiko dan Korea Selatan juga dapat dirasakan di level kompetisi. Pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2026 dapat menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antara kedua negara dan meningkatkan kualitas sepak bola di kedua negara. Selain itu, persahabatan antara kedua negara juga dapat menjadi inspirasi bagi tim-tim lain untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan negara-negara lain.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, Meksiko dan Korea Selatan akan kembali bertemu di Piala Dunia 2026. Pertemuan kedua tim akan menjadi babak baru dalam hubungan yang sudah terjalin sejak Piala Dunia 2018 di Rusia. Apakah persahabatan mereka akan berlanjut di Piala Dunia 2026? Hanya waktu yang akan menjawab. Namun, satu hal yang pasti, persahabatan antara Meksiko dan Korea Selatan telah menjadi contoh bagi negara-negara lain tentang bagaimana sepak bola dapat menjadi bahasa universal yang dapat menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang.