6 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Santri pascabencana mendapatkan bantuan psikososial dari guru dayah yang dilatih oleh Yayasan Aceh Hijau dan Yayasan Dana Sosial Al-Falah dalam Program Dayah Aman, Sehat, dan Tangguh.

**Santri Pascabencana Dapat Bantuan Psikososial dari Guru Dayah** **Momen Penentu di Menit Akhir** Bireuen – Yayasan Aceh Hijau bekerja sama dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) melatih guru dayah agar mampu memberikan pendampingan psikososial kepada santri yang terdampak bencana. Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Dayah Aman, Sehat, dan Tangguh (Dayah ASET). Sebanyak 10 ustaz dan ustazah dari Balai Pengajian Asy-Syafi’iyah Kabupaten Bireuen serta Dayah Istiqamatuddin Sa’adatul Mu’arif Serambi Aceh, Kabupaten Aceh Timur, mengikuti pelatihan tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pelatihan berlangsung selama dua hari di Aula Bireuen Partee, Rabu (5/8/2026). Peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mendampingi proses pemulihan psikososial santri sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif. Materi yang diberikan meliputi dampak bencana terhadap kondisi psikologis anak dan remaja, konsep dukungan psikososial, peran guru dayah sebagai pendamping, Psychological First Aid (PFA), teknik mengenali santri yang membutuhkan dukungan lanjutan beserta mekanisme rujukan, teknik memfasilitasi kegiatan bersama anak dan remaja, serta prinsip perlindungan anak. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali sarana dan prasarana yang rusak, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis anak-anak. Anak-anak membutuhkan ruang yang aman secara emosional agar dapat kembali belajar, bermain, dan berkembang. Melalui pelatihan ini, Yayasan Aceh Hijau membekali guru dayah agar mampu menjadi pendamping psikososial yang hadir, mendengar, memahami, dan membantu santri melewati proses pemulihan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Hasil asesmen menunjukkan bahwa banyak dayah terdampak banjir menghadapi berbagai persoalan, mulai dari terganggunya proses belajar mengajar, kerusakan fasilitas pendidikan, krisis air bersih dan sanitasi, hingga munculnya dampak psikososial pada santri maupun tenaga pendidik. Melalui Program Dayah Aman, Sehat, dan Tangguh, Yayasan Aceh Hijau bersama YDSF berharap dayah tidak hanya pulih dari dampak bencana secara fisik, tetapi juga memiliki kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia yang mampu melindungi serta menjaga kesejahteraan psikososial para santri.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1037454/guru-dayah-dilatih-berikan-pendampingan-psikososial-bagi-santri-pascabencana, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *