Operasi Bibir Sumbing Gratis di RS Permata Jonggol
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) bekerja sama dengan Yayasan TOP dan RS Permata Jonggol menggelar bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit bagi 20 pasien dengan total bantuan senilai Rp355.250.000. Program ini menjadi bagian dari komitmen Sido Muncul menyambut usia ke-75 tahun pada November mendatang melalui kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Sido Muncul melalui KukuBima bekerja sama dengan Yayasan TOP (Tangan Orang Peduli) yang diketuai Nathalia Soetrisno.
Operasi bibir sumbing gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu akses kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak penderita bibir sumbing dari keluarga kurang mampu. Dalam baksos ini, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat bersama perwakilan Yayasan TOP, Maya Sari, kepada Direktur RS Permata Jonggol dr. Sri Handayani, MARS, disaksikan Camat Jonggol Andri Rahman, S.STP., M.Si., jajaran dokter spesialis, tenaga medis, hingga keluarga pasien bertempat di RS Permata Jonggol, Jumat (22/5/2026).
Fokus pada Kesehatan Masyarakat
Dr. (H.C.) Irwan Hidayat mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu akses kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak penderita bibir sumbing dari keluarga kurang mampu. Irwan menilai masih banyak orang tua yang ingin anaknya menjalani operasi, namun terkendala biaya dan minim informasi.
âSaya rasa semua orang tua pasti ingin anaknya dioperasi, cuma bingung bagaimana caranya. Kalau ada yang mengalami bibir sumbing, silakan mendaftar ke rumah sakit atau lewat BPJS,â ujarnya. Menurut Irwan, keterlibatan dunia usaha juga penting untuk membantu masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan pemerintah.
Mengapa Operasi Bibir Sumbing Penting?
Bibir sumbing merupakan kondisi kelahiran yang dapat mempengaruhi kemampuan berbicara, makan, dan minum anak. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berdampak pada rasa percaya diri anak dan kemampuan sosialnya. Oleh karena itu, operasi bibir sumbing gratis ini sangat penting untuk membantu anak-anak penderita bibir sumbing dari keluarga kurang mampu.
Dari total bantuan sebesar Rp355.250.000 yang didonasikan, rincian bantuan berasal dari Yayasan TOP sebesar Rp200.000.000 dan Sido Muncul sebesar Rp155.250.000. Irwan juga mengaku terkesan dengan semangat anak-anak muda di Yayasan TOP yang tetap memikirkan masyarakat di tengah aktivitas olahraga dan turnamen yang mereka jalankan.
Dampak bagi Masyarakat
Operasi bibir sumbing gratis ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak penderita bibir sumbing dan keluarga mereka. Dengan adanya operasi ini, anak-anak dapat tumbuh lebih percaya diri dan memiliki masa depan lebih baik.
Dalam kesempatan itu, Irwan juga memberikan apresiasi kepada tim dokter yang terlibat dalam operasi sosial tersebut. âDokter-dokter ini luar biasa karena mengoperasi tanpa dibayar. Ada dokter Selvi, dokter Hilmi, dokter Hengky, dan dokter Sudianto. Mereka yang sebenarnya paling berjasa,â ucapnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Komitmen Sido Muncul untuk menyambut usia ke-75 tahun dengan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berkontribusi pada masyarakat. Dengan adanya operasi bibir sumbing gratis ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan akses kesehatan yang merata.
Sido Muncul melalui KukuBima dan Yayasan TOP akan terus berkolaborasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bidang kesehatan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.