22 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
MKTI Sulsel gelar FGD dan Musyawarah Pengurus untuk perkuat kolaborasi konservasi tanah dan air. Apa langkah konkret untuk wujudkan ketahanan lingkungan di Sulawesi Selatan?

Masyarakat Konservasi Tanah dan Air Indonesia (MKTI) Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Musyawarah Pengurus sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Multipihak dalam Konservasi Tanah dan Air untuk Mewujudkan Ketahanan Lingkungan di Sulawesi Selatan” tersebut berlangsung di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Sabtu (27/6/2026). Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi MKTI Sulawesi Selatan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Jeneberang Saddang, serta Dewan Kehutanan Nasional (DKN).

Tujuan dan Rangkaian Kegiatan

Kegiatan FGD dan Musyawarah Pengurus ini bertujuan memperkuat sinergi multipihak dalam mendukung konservasi tanah dan air di Sulawesi Selatan. Forum tersebut juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai isu strategis dan tantangan pengelolaan lingkungan, merumuskan rekomendasi kebijakan serta program kerja organisasi, sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung upaya konservasi. Ketua Panitia FGD, Dr. Ir. Hasanuddin Molo, S.Hut., ST., M.P., IPM., C.EIA, mengatakan kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi acuan bersama dalam memperkuat pengelolaan konservasi tanah dan air secara berkelanjutan.

🔖 Baca juga:
Kebakaran TPA Cipayung Kota Depok Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebab dan Dampaknya

Pentingnya Konservasi Tanah dan Air

Ketua MKTI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. H. Yusran Jusuf, M.Si., IPU, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian tanah sebagai fondasi kehidupan. Ia menyampaikan bahwa sekitar 95 persen kebutuhan pangan manusia bergantung pada tanah. Selain itu, tanah juga menyediakan 15 dari 18 unsur kimia penting yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. “Kualitas tanah sangat menentukan keberlanjutan kehidupan. Karena itu, konservasi tanah dan air harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Momen Penentu di Menit Akhir

FGD menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah, akademisi, dan praktisi, di antaranya Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Ketua DKN Pusat Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala BBKSDA Sulawesi Selatan Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D, Kepala BPDAS Jeneberang Saddang Abdul Aziz, S.Hut.T., M.Sc., Ketua MKTI Sulsel Prof. Yusran Jusuf, Tim Pakar Konservasi Tanah dan Air Prof. Dr. Ir. Hazairin Subair, MS, serta Anggota DKN Pusat Dr. Abd. Rahman Nur, S.H., M.H.

🔖 Baca juga:
KRL Bogor-Jakarta Terhenti, Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Penumpang Terjebak Selama Jam

Apa Artinya Ini ke Depan?

Melalui forum tersebut, MKTI Sulawesi Selatan berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung konservasi tanah dan air demi mewujudkan ketahanan lingkungan yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya konservasi tanah dan air.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

MKTI Sulawesi Selatan juga menggelar Musyawarah Pengurus yang membahas penguatan kelembagaan, pengembangan keanggotaan, penyusunan program kerja periode 2026–2027, serta penetapan sejumlah rekomendasi strategis bagi organisasi. Dengan demikian, MKTI Sulawesi Selatan dapat terus berperan aktif dalam upaya konservasi tanah dan air, serta meningkatkan kontribusinya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Selatan.

🔖 Baca juga:
Harga Ayam Ras di Pesawaran Masih Stabil: Rp35.000 per Kg, Pasokan Dinilai Mencukupi

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/adv/1842613/ketua-mkti-sulsel-dorong-sinergi-multipihak-perkuat-konservasi-tanah-dan-air-untuk-ketahanan-pangan, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *