4 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Keluarga Siti Fatimah menanti kabar putrinya yang menjadi korban kecelakaan kapal mutiara terbakar di Madura. Apakah kabar baik atau buruk?

**Siti Fatimah Terpisah Putrinya saat KMP Mutiara Terbakar, Keluarga di Makassar Mananti Kabar** **Momen Penentu di Menit Akhir** Senin (3/8/2026) adalah hari yang sangat sulit bagi keluarga Siti Fatimah di Jl Sultan Abdullah 2, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Siti Fatimah (57) adalah salah satu dari ratusan penumpang KMP Mutiara Sentosa 02 yang terbakar di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Saat ini, keluarga Siti Fatimah masih menanti kabar pasti keberadaan dan kondisi sang ibu. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Siti Fatimah tidak sendiri saat perjalanan pulang dari Surabaya ke Kota Makassar. Ia ditemani anaknya Nurul Izza (24) yang saat ini telah memberi kabar setelah berhasil dievakuasi dalam peristiwa itu. Namun, saat kebakaran terjadi, Siti Fatimah terpisah dari sang putri. Nurul Izza berangkat ke Jakarta jemput anaknya yang dari Taiwan, lalu ke Surabaya naik kapal. “Dia berangkat ke Jakarta jemput anaknya yang dari Taiwan, lalu ke Surabaya naik kapal,” kata Irwan (45), adik Siti Fatimah. Irwan mengaku bahwa Siti Fatimah masih telponan sebelum kebakaran terjadi di dekat rumah mereka. “Sitti Fatimah masih telponan. Karena sebelumnya terjadi kebakaran di dekat rumah ini. Jadi ia buru-buru mau pulang ke Makassar. Sehingga pesan kapal,” ujarnya. Irwan mengaku belum mendapat kabar pasti keberadaan dan kondisi Siti Fatimah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kehadiran Siti Fatimah di Surabaya untuk menjemput putrinya Nurul Izza yang baru pulang magang dari Taiwan menunjukkan betapa besarnya tanggung jawab sebagai ibu. Namun, kejadian ini juga menunjukkan betapa tidak pastinya kehidupan. Siti Fatimah dan keluarganya masih menanti kabar pasti keberadaan dan kondisi sang ibu. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengingat betapa pentingnya keamanan dan keselamatan di perairan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Siti Fatimah dan keluarganya masih menanti kabar pasti keberadaan dan kondisi sang ibu. Mereka harus menunggu proses evakuasi dan pengobatan jika Siti Fatimah berhasil diselamatkan. Ini adalah jalan panjang yang harus mereka tempuh, tapi mereka tidak akan menyerah. Mereka akan terus berdoa dan menanti kabar pasti agar Siti Fatimah dapat kembali ke keluarga.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1846239/siti-fatimah-terpisah-putri-saat-kmp-mutiara-terbakar-keluarga-di-makassar-mananti-kabar, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *