Di balik gemerlap dunia politik Malaysia, kisah Siti Hasmah menorehkan jejak dedikasi yang melampaui peran sebagai istri mantan Perdana Menteri. Pada 12 Juli 2026, Siti Hasmah Mohamad Ali berusia 100 tahun, menandai akhir perjalanan hidupnya yang penuh pengorbanan dan cinta.
Awal Kehidupan dan Pendidikan
Terlahir di Klang, Selangor, pada 12 Juli 1926, Siti Hasmah awalnya bermimpi menjadi wartawan. Namun takdir membawanya ke jalur lain. Pada 1947, ia melangkah ke King Edward VII College of Medicine di Singapura, menjadi salah satu perempuan Melayu generasi awal yang menempuh pendidikan kedokteran. Lulus pada 1955, ia memulai praktik medis di Kuala Lumpur sebelum pindah ke Kedah.
Karier Medis dan Pencapaian Awal
Di Kedah, Siti Hasmah menorehkan sejarah sebagai perempuan pertama yang ditunjuk sebagai pejabat medis di bidang kesehatan ibu dan anak pada 1965. Tahun 1974, ia dipercaya memimpin layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut, menjadi pelopor bagi perempuan di bidang kesehatan. Pengalaman ini menanamkan komitmen mendalam terhadap kesehatan perempuan, keluarga, pendidikan kesehatan, dan isu masyarakat pedesaan.
Perjalanan Bersama Mahathir Mohamad
Ketika Mahathir Mohamad memulai karier politik, Siti Hasmah tetap memegang peran aktif di bidang medis. Meskipun tidak secara langsung terlibat dalam politik, kehadirannya selalu bersamanya. Pada 12 Juli 2026, tiga pekan sebelum kematian Siti Hasmah, pasangan ini memperingati 70 tahun pernikahan. Selama periode tersebut, Siti Hasmah tetap setia menemani Mahathir dalam berbagai momen penting, menegaskan peran pentingnya sebagai pendukung tak terlihat.
Pengabdian Terhadap Kesehatan Masyarakat
Pengalaman Siti Hasmah di bidang kesehatan ibu dan anak memberi dampak signifikan pada kebijakan kesehatan publik. Ia menjadi contoh bagi generasi muda perempuan, menunjukkan bahwa perempuan dapat memimpin bidang medis sekaligus mendukung keluarga. Keterlibatannya dalam program-program kesehatan keluarga dan pendidikan kesehatan di pedesaan memperkuat jaringan sosial di Malaysia.
Warisan dan Inspirasi Generasi
Dengan usia 100 tahun, Siti Hasmah menyisakan warisan tidak hanya sebagai istri mantan Perdana Menteri, tetapi juga sebagai tokoh medis yang memperjuangkan kesehatan perempuan. Keterlibatannya di bidang medis dan sosial menciptakan model bagi perempuan yang ingin menyeimbangkan karier profesional dan peran keluarga. Kisah Siti Hasmah menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan dan berkontribusi pada masyarakat.
Kesimpulan
Kematian Siti Hasmah di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, pada 28 September 2026 menandai akhir perjalanan hidup yang penuh dedikasi. Sejak lahir di Klang hingga menorehkan sejarah di bidang kesehatan, Siti Hasmah tetap menjadi contoh perempuan kuat yang menginspirasi. Warisannya akan terus hidup dalam kebijakan kesehatan dan nilai-nilai keluarga yang ia perjuangkan sepanjang hidupnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.dream.co.id/stories/siti-hasmah-wafat-di-usia-100-tahun-70-tahun-temani-mahathir-2609287.html, without altering the facts of the original article.