**Sopir Ambulans Mengungkap Kesedihan di Lokasi Kecelakaan Mahasiswa KKN di Kalsel** Pada hari yang penuh dengan kesedihan, seorang sopir ambulans berbagi pengalaman mengenai kejadian kecelakaan yang melibatkan mahasiswa KKN di Kalsel. Pada pukul 11.45 Wita, panggilan darurat dari pihak kepolisian masuk, dan armada ambulans langsung membelah jalan menuju lokasi musibah. **Momen Penentu di Menit Akhir** Saat tiba di lokasi, pemandangan memilukan terlihat di luar bahu jalan, sebagian korban benturan keras itu telah dievakuasi warga menggunakan mobil pikap yang melintas, namun masih ada empat korban yang terjebak di dalam kabin kendaraan yang ringsek. Tiga korban berada di kabin depan mobil pikap Suzuki Carry rombongan mahasiswa, sementara satu korban lainnya adalah pengemudi truk tangki BBM. Posisi kendaraan yang remuk membuat proses pengeluaran tubuh korban memakan waktu dan kecermatan ekstra. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Kondisi fisik para korban saat ditemukan tidak memungkinkan untuk diselamatkan lagi karena luka parah pada bagian vital. “Kondisinya bukan sekadar patah, tapi remuk pada bagian kaki. Dan untuk satu orang korban luka parah pada bagian kepala,” tuturnya. Rahman mengungkapkan betapa parahnya benturan yang dialami para korban di lokasi kejadian. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pola evakuasi terpaksa dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan armada di awal kedatangan. Dua jenazah korban perempuan dievakuasi terlebih dahulu menuju puskesmas sebelum petugas kembali menjemput pengemudi yang terjepit. “Untuk dua korban yang pertama dari mobil pikap itu, untuk dua jenazah perempuan langsung dibawa ke puskesmas. Setelah sampai puskesmas, ambil ambulans yang satu lagi untuk evakuasi driver-nya,” jelas Rahman. **Mengapa dan Konteks** Kronologi pasti benturan dua kendaraan besar tersebut belum ada, karena tidak ada warga di lokasi yang melihat detik-detik kejadian secara langsung. Hal ini lantaran posisi kedua mobil berada di urutan paling belakang dari iring-iringan kendaraan yang melintas. “Kalau untuk saksi mata yang melihat langsung belum tahu siapa yang dulu melihat. Yang jelas kalau yang melihat sepertinya tidak ada, karena kondisi mobil posisi sama-sama mobil terakhir,” tambahnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dari kejadian ini, kita dapat menyimpulkan bahwa kecelakaan di jalan merupakan masalah yang serius dan memerlukan perhatian dari semua pihak. Oleh karena itu, perlu diadakan upaya preventif untuk mencegah kecelakaan yang tidak perlu terjadi. Kita juga harus bangkit untuk menghadapi tantangan ini bersama-sama.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1370763/kesaksian-sopir-ambulans-di-lokasi-kecelakaan-mahasiswa-kkn-4-korban-terjebak-di-kabin-kendaraan, without altering the facts of the original article.