31 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
BPBD Pangandaran menetapkan status siaga bencana kekeringan yang meluas ke 10 kecamatan. Krisis air bersih sudah melanda sejumlah desa, apa dampaknya bagi warga?

Status Siaga Bencana Ditetapkan, Pangandaran Waspada Kekeringan Meluas

Pangandaran, Jawa Barat, kini memasuki masa siaga bencana kekeringan. Sebanyak 10 kecamatan di kabupaten ini berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau. Beberapa desa di sejumlah kecamatan sudah terdampak krisis air bersih.

Kekeringan Melanda Beberapa Desa

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi, mengungkapkan bahwa Desa Mangunjaya di Kecamatan Mangunjaya, Desa Pamotan di Kecamatan Kalipucang, serta Desa Parakanmanggu di Kecamatan Parigi sudah mengalami kekeringan. BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih ke tiga desa tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

🔖 Baca juga:
Kuskus Linglung di Merauke Menghadapi Ancaman Habitat yang Semakin Langka, Apa yang Bisa Dilakukan

Mengapa Kekeringan Meluas?

Menurut Dodo, kekeringan di Pangandaran dipicu oleh musim kemarau dan fenomena El Nino. Berdasarkan peta risiko bencana, wilayah Kabupaten Pangandaran masuk kategori risiko kekeringan sedang hingga tinggi. Pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan pembangunan sumur bor di Kabupaten Pangandaran untuk mendukung kebutuhan irigasi dan penyediaan air bersih.

Dampak Kekeringan dan Upaya Mitigasi

Dodo menambahkan bahwa hingga kini belum ada laporan mengenai besaran kerugian yang ditimbulkan, baik pada sektor pertanian maupun akibat keterbatasan akses air bersih. Pemerintah Kabupaten Pangandaran saat ini menetapkan status siaga bencana dan belum menaikkan status menjadi darurat kekeringan. BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan menerima bantuan pembangunan satu unit sumur bor yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

🔖 Baca juga:
Di Usia Senja, Perajin Lukah Asal Amuntai HSU Masruffah Masih Berkarya

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pangandaran masih harus waspada terhadap potensi kekeringan yang meluas. Dengan status siaga bencana yang ditetapkan, pemerintah daerah dan BPBD terus berupaya melakukan mitigasi dan penanggulangan kekeringan. Pembangunan sumur bor dan penyediaan air bersih menjadi langkah jangka panjang untuk mengurangi dampak kekeringan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1178498/pangandaran-tetapkan-status-siaga-bencana-seluruh-kecamatan-berpotensi-dilanda-kekeringan, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
Gubernur Ungkap Alasan Jembatan Maros Lebih Cepat Dikerja Dibanding Barombong, Warga Makassar Penasaran

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *