Pemain sayap Portugal Francisco Conceicao menepis anggapan bahwa timnya terlalu bergantung kepada Cristiano Ronaldo pada Piala Dunia 2026. Menurut dia, para pemain tidak memiliki kewajiban untuk selalu mengalirkan bola kepada kapten tim tersebut.
Apa yang Terjadi
Conceicao menyampaikan pernyataan ini setelah Portugal mendapat kritik usai hanya bermain imbang 1-1 melawan DR Kongo pada laga pembuka Grup K. Kini, Portugal bersiap menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kedua Grup K di Houston, Rabu dinihari, 24 Juni 2026. Tim asuhan Roberto MartÃnez membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Conceicao mengakui Ronaldo tetap menjadi sosok yang istimewa karena kemampuan mencetak gol. Namun, ia menegaskan keputusan di lapangan selalu ditentukan oleh situasi permainan, bukan oleh status pemain. “Saya rasa tidak ada pemain lain seperti Cristiano dalam hal mencetak gol,” ujar pemain berusia 23 tahun itu.
Mengapa dan Dampak
Menurut Conceicao, pemain akan mengirim bola kepada rekan yang berada dalam posisi terbaik pada momen tertentu. “Kalau saya pribadi, saya mengumpan kepada siapa pun yang menurut saya berada dalam posisi terbaik dan tidak terkawal. Semua terjadi secara naluriah dan dalam sepersekian detik. Tidak ada waktu untuk memikirkan siapa pemain yang ada di dekat saya,” kata dia.
Keberhasilan Portugal mengalahkan Uzbekistan akan menjadi penting bagi mereka untuk melaju ke babak berikutnya. Selain itu, kemenangan juga dapat menjadi motivasi bagi tim untuk terus tampil baik di turnamen ini. “Kami semua sudah terbiasa dengan tekanan karena bermain di klub-klub besar. Ketika hasil tidak bagus, kritik akan datang dan itu hal yang normal,” kata Conceicao.
Peran Cristiano Ronaldo
Conceicao juga menyoroti peran Ronaldo sebagai pemimpin di ruang ganti. Menurut dia, mantan pemain Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu merupakan bagian penting dari tim, tetapi tetap hanya satu dari sekian banyak pemain yang berkontribusi bagi Portugal. “Dia ada di sini untuk membantu tim, sama seperti pemain lainnya. Kami membutuhkan kualitas setiap individu agar permainan kolektif bisa berjalan dengan baik,” kata dia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Conceicao menjalani debutnya di Piala Dunia saat Portugal bermain imbang melawan DR Kongo. Menariknya, penampilan itu terjadi 24 tahun setelah ayahnya, Sergio Conceicao, membela Portugal pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Dengan demikian, Portugal masih harus bekerja keras untuk mencapai target mereka di turnamen ini.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2109769/tak-ada-kewajiban-portugal-mengumpan-cristiano-ronaldo, without altering the facts of the original article.