Berita Hari Ini – 27 April 2026 | Polisi Resor Tangerang mengumumkan keberhasilan operasi bersama unit unit khusus dalam mengungkap jaringan pencurian yang menggunakan teknik ganjal ATM. Operasi yang berlangsung selama tiga minggu ini mengidentifikasi lima tersangka utama serta menyita sejumlah uang tunai dan perangkat elektronik yang dipakai untuk memodifikasi mesin ATM.
Modus Operandi Ganjal ATM
Modus “ganjal ATM” melibatkan pemasangan perangkat keras tambahan pada mesin ATM yang memungkinkan penyerang mengakses data kartu nasabah serta mengeluarkan uang secara otomatis. Berikut langkah‑langkah umum yang biasanya dilakukan:
- Pengintai lokasi mesin ATM yang strategis, biasanya di area komersial atau perumahan.
- Pemasangan perangkat “ganjal” secara cepat, biasanya dalam hitungan menit, menggunakan alat khusus yang disembunyikan dalam kotak plastik.
- Penggunaan kartu kloning atau software khusus untuk memicu mesin mengeluarkan uang tanpa otorisasi.
- Pengambilan uang tunai dan pelarian dengan kendaraan siap pakai.
Operasi Penangkapan
Tim kepolisian, yang dipimpin oleh Kapolres Tangerang, melakukan pengawasan intensif setelah menerima laporan anonim tentang aktivitas mencurigakan di beberapa ATM di kawasan Tangerang Selatan dan Kota Tangerang. Pada tanggal 24 April 2026, unit anti‑kriminal berhasil menyergap para tersangka di sebuah gudang yang berfungsi sebagai markas mereka.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan:
- Lima orang laki-laki berusia 22‑35 tahun, masing‑masing membawa identitas palsu.
- Beberapa perangkat ganjal berjenis “hardware skimmer” serta laptop yang berisi data hasil cloning.
- Uang tunai senilai sekitar Rp 320 juta yang sudah siap dibagikan.
Seluruh tersangka kini berada di tahanan dan akan menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti telah diamankan dan akan dijadikan dasar dalam proses penuntutan.
Reaksi Masyarakat dan Pihak Berwenang
Warga yang menyaksikan operasi tersebut menyatakan rasa lega sekaligus khawatir akan keamanan transaksi perbankan di masa depan. “Saya merasa lebih aman sekarang, tapi saya harap bank dan pemerintah meningkatkan proteksi ATM,” ujar seorang pengguna ATM di Tangerang Selatan.
Pihak Bank Indonesia sekaligus Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan memperketat regulasi keamanan ATM, termasuk wajibnya instalasi anti‑skimming dan peningkatan pemantauan jaringan.
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi bank dan nasabah untuk lebih waspada terhadap tanda‑tanda perangkat ganjal pada mesin ATM, seperti keretakan pada slot kartu atau lampu indikator yang tidak biasa. Pemerintah daerah Tangerang pun berjanji akan meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian guna mencegah aksi serupa di masa mendatang.
Dengan penangkapan komplotan ini, diharapkan angka kehilangan nasabah akibat modus ganjal ATM dapat berkurang secara signifikan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional.