21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Wamenbud Giring Ganesha Djumaryo ungkap makna tradisi Tabuik Pariaman. Simak keunikan dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya!

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha Djumaryo, menghadiri agenda puncak Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026 di Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Minggu, 28 Juni 2026. Pada kesempatan itu, Giring Ganesha Djumaryo mengungkapkan bahwa tradisi Tabuik merupakan jiwa dari Kota Pariaman karena mampu memadukan nilai budaya, spiritual, seni, dan semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaannya. Tradisi Tabuik sendiri merupakan salah satu event yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024. Menurutnya, event ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan kebudayaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan tradisi.

Momen Puncak Tradisi Tabuik Pariaman

Wamenbud Giring Ganesha Djumaryo menyaksikan langsung prosesi Tabuik Pariaman yang merupakan bagian dari rangkaian acara Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai beberapa hari sebelumnya. Dalam tradisi ini, masyarakat setempat membuat dan mengarak Tabuik, sebuah struktur yang terbuat dari bambu dan kain, mengelilingi kota sebagai bentuk penghormatan dan peringatan terhadap leluhur.

🔖 Baca juga:
Revisi UU HAM Dinilai Ancam Hak Asasi Manusia, Koalisi Sipil: Ini Langkah Mundur Demokrasi

Apa Artinya Tradisi Tabuik Bagi Masyarakat?

Tradisi Tabuik memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Kota Pariaman. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, tradisi ini juga merupakan sarana untuk memperkuat silaturahmi dan semangat gotong royong di kalangan masyarakat. Dengan melibatkan banyak orang dalam proses pembuatan dan arak-arakan Tabuik, tradisi ini mampu memupuk rasa kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya.

🔖 Baca juga:
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Hari Ini Menurut BMKG

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kehadiran Wamenbud Giring Ganesha Djumaryo pada acara ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Indonesia. Namun, upaya pelestarian tradisi Tabuik Pariaman masih memerlukan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat. Dengan terus melestarikan tradisi ini, diharapkan generasi mendatang dapat memahami dan menghargai warisan budaya yang dimiliki oleh Kota Pariaman.

🔖 Baca juga:
Erick Thohir Resmikan Stasiun Lambuang: BUMN Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Indonesia

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5626504/wamenbud-sebut-tradisi-tabuik-jadi-simbol-budaya-pariaman, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *