7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Bocah di Tasikmalaya alami keterpotongan kelamin usai khitan, diduga korban malapraktik. Orang tua korban kini minta keadilan dan pertanggungjawaban.

Tragedi Khitan di Tasikmalaya

Tasikmalaya kembali dihebohkan dengan kasus malapraktik yang menimpa seorang bocah yang menjalani khitan di salah satu klinik di wilayah Rajapolah. Bocah tersebut mengalami keterpotongan kelamin yang parah hingga harus menjalani operasi penyelamatan. Kasus ini terjadi pada Januari 2025 dan kini orang tua korban mencari keadilan dengan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.

Fakta Kejadian

Kejadian bermula ketika ibu korban mengantarkan anaknya ke klinik untuk melakukan khitan. Namun, proses khitan tersebut diduga mengalami kelalaian yang mengakibatkan kelamin korban mengalami cedera parah hingga pendarahan. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan penanganan dan menjalani tiga kali operasi. Proses penyembuhan tidak cepat, korban harus menjalani perawatan selama empat bulan di Rumah Sakit di Kota Tasikmalaya. Kini, korban masih harus menjalani hidup dengan kekurangan.

Mengapa dan Dampak

Kasus ini terjadi diduga karena kelalaian dokter yang melakukan khitan. Ibu korban, Tati Nurhasanah, mengungkapkan bahwa dokter yang melakukan khitan telah membuat kesepakatan tertulis di atas materai untuk bertanggung jawab penuh terhadap pemulihan korban. Namun, hingga saat ini, tidak ada tanggung jawab yang diberikan. Kasus ini berdampak besar pada keluarga korban, terutama anak yang harus menjalani hidup dengan kekurangan. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kualitas layanan kesehatan di Tasikmalaya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, orang tua korban mencari keadilan dengan mendatangi KPAID Kabupaten Tasikmalaya. Mereka berharap dapat memperoleh kepastian pertanggungjawaban dari pihak yang melakukan tindakan khitan tersebut. Kasus ini masih harus terus dipantau dan ditindaklanjuti agar keadilan dapat diperoleh bagi korban dan keluarganya. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih layanan kesehatan dan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan kualitas layanan kesehatan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177486/kelamin-terpotong-setengah-saat-khitan-bocah-tasikmalaya-diduga-korban-malapraktik, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *