22 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Trump ancam Iran dengan klaim AS sebagai 'Malaikat Pelindung' Selat Hormuz. Apakah ini strategi untuk tekan Iran atau sekadar pernyataan belaka?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa negaranya telah menjadi ‘Malaikat Pelindung’ bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, sehingga AS berhak untuk menarik tarif di jalur perdagangan vital tersebut jika diinginkan.

Ancaman Trump ke Iran

Dalam pernyataan di Truth Social pada Sabtu (20/6), Trump mengatakan bahwa Selat Hormuz tidak akan dikenakan biaya apa pun selama 60 hari periode gencatan senjata AS-Iran. Setelah periode itu pun, Trump memastikan jalur maritim itu tetap akan gratis. Namun, jika Amerika Serikat menginginkannya, maka biaya tol dapat dikenakan untuk mengganti biaya di masa lalu, sekarang, dan masa depan atas jasa AS menjadi Malaikat Pelindung bagi negara-negara Timur Tengah.

🔖 Baca juga:
Raja Charles dan Pangeran Harry Bertemu, Istana Gelar Pertemuan Tertutup

Pernyataan Iran dan Reaksi Trump

Pernyataan Trump ini membantah komentar Iran sebelumnya bahwa Selat Hormuz akan dikenakan tarif setelah periode 60 hari bebas tol usai. Teheran menyatakan selat tersebut berada di bawah kendalinya dan rencana negara-negara Eropa mengawal kapal-kapal di selat tidak akan diterima. Trump juga mengeluarkan peringatan langsung kepada Iran jika berani menutup kembali Selat Hormuz. “Jika kalian menutupnya, kalian tidak akan punya negara. Kalian tidak akan bisa kembali ke negara kalian yang terkutuk itu,” kata Trump.

🔖 Baca juga:
Wabah Siklospora Membuat Amerika Serikat Kacau, 20 Kali Buang Air Besar Sehari

Mengapa dan Dampak

Konflik antara AS dan Iran di Selat Hormuz memiliki dampak signifikan pada perdagangan global, terutama pada harga minyak dunia. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran pada Februari lalu menyebabkan harga minyak dunia meroket tajam. Oleh karena itu, pernyataan Trump tentang menjadi ‘Malaikat Pelindung’ bagi kapal-kapal di Selat Hormuz dapat membantu meningkatkan stabilitas perdagangan global. Namun, reaksi Iran yang menolak rencana negara-negara Eropa mengawal kapal-kapal di selat juga menunjukkan bahwa konflik ini belum sepenuhnya terselesaikan.

🔖 Baca juga:
Presiden Libanon Tegaskan Negosiasi dengan Israel Tak Bergantung

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, AS dan Iran masih harus menempuh jalan panjang untuk menyelesaikan konflik di Selat Hormuz. Pernyataan Trump tentang menjadi ‘Malaikat Pelindung’ bagi kapal-kapal di selat dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan stabilitas perdagangan global. Namun, reaksi Iran yang menolak rencana negara-negara Eropa mengawal kapal-kapal di selat juga menunjukkan bahwa konflik ini belum sepenuhnya terselesaikan. Oleh karena itu, kedua belah pihak masih harus terus bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *