Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?
KompetitifTUKU, sebuah jaringan toko kopi yang telah berkembang pesat di Indonesia, merayakan hari jadinya yang ke-11 dengan tema Sewelas Asih. Perayaan ini menjadi momen spesial bagi TUKU untuk memperkuat komitmennya dalam merawat kedekatan dengan tetangga dan komunitasnya. Dengan lebih dari 80 toko yang tersebar di 11 kota, termasuk Amsterdam, TUKU menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak pertama kali dibuka pada 2015.
11 Tahun Berkembang Bersama Komunitas
Perayaan ulang tahun TUKU diwarnai dengan rangkaian acara Kumpul Tetangga TUKU, sebuah agenda tahunan yang menjadi wadah berkumpulnya komunitas, pelanggan setia, mitra, hingga berbagai jenama dalam suasana penuh kehangatan. Tema Sewelas Asih yang diusung pada tahun ini merupakan ajakan untuk terus peduli, saling hadir, dan menjaga hubungan bertetangga yang sejak awal menjadi fondasi perjalanan TUKU.
Pertumbuhan yang Berkelanjutan
Dari sebuah gerai di kawasan Cipete Raya pada 2015, kini TUKU telah berkembang menjadi 80 toko yang tersebar di 11 kota. Setiap harinya, lebih dari 85.000 cangkir kopi dinikmati oleh para tetangga di berbagai kota. Di balik setiap sajian tersebut, terdapat 1.096 barista, cook, helper, dan crew yang terus menjaga kualitas rasa sekaligus menghadirkan kehangatan di setiap toko.
Mengapa Sewelas Asih Penting?
Menurut CEO & Founder TUKU, Andanu Prasetyo, pertumbuhan TUKU bukan sekadar soal bertambahnya jumlah gerai, tetapi juga tentang kemampuan untuk terus membangun kedekatan, tetap membumi, dan selalu relevan di tengah berbagai perubahan yang terjadi. “Terima kasih kepada seluruh tetangga yang sudah berjalan bersama kami selama sebelas tahun. Semua yang kami lakukan adalah bentuk rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran kalian di perjalanan ini,” ungkapnya.
Dampak Positif bagi Komunitas
TUKU juga menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui program reforestasi bersama Yayasan Tanah Air Semesta dan Bumiterra. Hingga kini, lebih dari 13.000 pohon MPTS (Multi Purpose Tree Species) telah ditanam di wilayah Garut dan Kapuas Hulu. Dalam pengelolaan limbah, TUKU berkolaborasi dengan Waste4Change, DUITIN, dan Envmission untuk menangani lebih dari 1.124 ton sampah operasional.
Dengan semangat Sewelas Asih, TUKU kembali menegaskan bahwa perjalanan mereka tidak pernah dibangun seorang diri. Melalui perayaan ulang tahun ini, TUKU berharap dapat terus membawa cerita dan menghadirkan hal-hal baik bagi lebih banyak orang.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam menghadapi tantangan ekonomi, perubahan karakter biji kopi akibat kondisi cuaca, hingga dinamika rantai pasok yang terus berubah, TUKU tetap mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Pendapatan meningkat 44 persen secara year on year, dengan CAGR tiga tahun mencapai 68 persen. Sementara itu, EBT tumbuh 9 persen dan laba bersih naik 8 persen. Bagi TUKU, pencapaian tersebut bukan hanya keberhasilan finansial, tetapi menjadi bukti ketahanan, kolaborasi, dan hubungan baik yang terus dirawat bersama para tetangga.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.dream.co.id/culinary/11-tahun-tuku-sewelas-asih-merawat-kedekatan-bersama-tetangga-260702l.html, without altering the facts of the original article.