22 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Gelandang Kanada Ismael Kone mengalami cedera patah kaki yang mengerikan. Mengapa reaksi Kone usai cedera begitu tenang dan tak terlihat panik?

Gelandang Timnas Kanada, Ismael Kone, menjadi sorotan setelah mengalami cedera patah kaki yang mengerikan saat pertandingan. Operasi Kone berjalan sukses pada Sabtu (20/6) dini hari WIB, dan ia diperkirakan akan pulih total namun harus absen di sisa Piala Dunia 2026. Cedera patah tulang tibia dan fibula dari Kone membuat banyak penonton merasa ngeri, namun yang menarik adalah ekspresi Kone saat mengetahui ada yang berbeda dari kakinya hanya kaget dan tidak meringis kesakitan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion BC Place di Vancouver, Kone mengalami cedera patah tulang tibia dan fibula akibat tekel yang keras. Suara patah kaki Kone terdengar jelas setelah terekam oleh mikrofon di stadion, bahkan pihak BBC iPlayer sampai harus menghapus suara dari patahnya kaki Kone pada rekaman tayangan ulang. Menurut dokter spesialis ortopedi, dr Langga Sintong, SpOT(K) Foot and Ankle, suara patah tulang tibia dapat terdengar keras karena tulang tibia termasuk tulang yang panjang dan besar serta padat.

🔖 Baca juga:
Akademi Persib dan Cimahi Cetak Rekor Baru di Ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026

Apa yang Terjadi Sebelum Cedera?

Sebelumnya, Kone mengalami cedera patah tulang tibia dan fibula saat pertandingan. Cedera ini terjadi akibat tekel yang keras dari lawan pemain. Banyak penonton yang merasa ngeri melihat proses terjadinya pelanggaran tersebut, beberapa bahkan mengaku tak kuasa melihatnya. “Ngilu pas lihat tadi, pelanggaran keras banget, gak layak sih masuk pildun Qatar,” tulis akun @sida** di Threads.

🔖 Baca juga:
Peran Unik Bek Sayap dalam Sistem Tanpa Sayap Murni.

Mengapa Kone Bisa Tetap Tenang?

Menurut dr Langga Sintong, ada beberapa alasan mengapa Kone bisa tetap tenang setelah mengalami cedera patah kaki. “Biasanya awal patah, masih ada adrenaline yang meningkat, sehingga bisa menekan sinyal nyeri atau jika patahannya menyebabkan cidera saraf, juga bisa menekan rasa nyerinya,” kata dr Langga. Adrenalin yang meningkat dapat membantu menekan sinyal nyeri, sehingga pemain dapat tetap tenang dan tidak meringis kesakitan.

🔖 Baca juga:
Hattrick Jonathan David Bawa Kanada Kalahkan Qatar

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kone diperkirakan akan pulih total namun harus absen di sisa Piala Dunia 2026. Cedera patah tulang tibia dan fibula memerlukan waktu yang lama untuk pulih, dan Kone harus menjalani proses pemulihan yang panjang. Namun, dengan operasi yang sukses dan perawatan yang tepat, diharapkan Kone dapat kembali bermain sepakbola dengan baik di masa depan.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *