Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital
KompetitifVideo viral seorang petani yang terbang menggunakan drone di Tuban, Jawa Timur, telah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Kejadian ini bermula ketika seorang pengelola perkebunan pisang di Jombang mengunggah video yang menunjukkan seorang petani bernama Daeman terbang di atas lahan pertanian menggunakan drone. Video tersebut awalnya diproduksi hanya untuk menarik perhatian netizen.
Apa yang Terjadi
Pada hari Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 12.30 WIB, seorang petani bernama Daeman terlihat terbang di atas lahan pertanian menggunakan drone yang dikendalikan oleh Budianto, selaku Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang. Aksi ini murni merupakan tindakan spontan di luar prosedur resmi perusahaan. Budianto menjelaskan bahwa penggunaan pesawat tanpa awak jenis pertanian di kawasan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari metode kerja operasional harian. Namun, aksi menerbangkan manusia yang terekam pada video tersebut bukanlah prosedur standar.
Lokasi perkebunan yang dikelilingi medan berlumpur dan dekat dengan garis pantai membuat akses kendaraan roda empat maupun roda dua menjadi sangat terbatas. Alhasil, drone penyemprotan digunakan sebagai opsi alternatif untuk mobilisasi keluar-masuk wilayah kerja. Video tersebut kemudian diunggah melalui akun TikTok pribadi Budianto, @mbah_karuhon, dan menjadi viral.
Mengapa dan Dampak
Kejadian ini terjadi karena Budianto ingin mengetahui kemampuan drone dalam mengangkat beban. Ia menjelaskan bahwa awalnya hanya iseng, karena penasaran drone ini mampu mengangkat beban sekitar 60 sampai 70 kilogram, ternyata bisa. Namun, aksi ini dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, pihak kepolisian turun tangan untuk memberikan klarifikasi dan memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
Dampak dari kejadian ini adalah terjadinya kesimpangsiuran informasi di masyarakat mengenai lokasi pasti pengambilan video serta kekhawatiran akan potensi bahaya keselamatan dari aksi tiruan yang mungkin dilakukan oleh warga lain. Oleh karena itu, Budianto didampingi polisi, memberikan pernyataan bahwa area perkebunan yang ada di dalam video bukan berada di wilayah Jombang. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Tindakan Pihak Kepolisian
Lokasi asli dari pembuatan video viral tersebut akhirnya terkonfirmasi berada di area persawahan yang melintasi jalan Banaran-Sugihan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan di lokasi kejadian dengan didampingi langsung oleh personel kepolisian dari Polsek Merakurak. Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Iksan, membenarkan adanya agenda mediasi dan penandatanganan surat pernyataan tertulis dari pihak pengelola kebun dan petani yang bersangkutan.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga keselamatan kerja dan melarang keras penggunaan teknologi pertanian untuk aktivitas di luar peruntukannya. Di hadapan petugas kepolisian Tuban, Budianto membacakan surat pernyataan resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penggunaan teknologi pertanian harus digunakan sesuai dengan prosedur dan peruntukannya. Oleh karena itu, kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.brilio.net/serius/duduk-perkara-video-viral-petani-terbang-naik-drone-di-tuban-berujung-klarifikasi-didampingi-polisi-260713b.html, without altering the facts of the original article.