Video viral seorang pengendara motor yang nekat melintas di trotoar di Kota Depok, Jawa Barat, akhirnya berujung pada permintaan maaf dari pelaku. Pengendara motor yang diketahui bernama Syaiful Anwar itu sempat mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur oleh seorang pejalan kaki. Namun, belakangan Syaiful mengakui dirinya bukan anggota TNI, melainkan warga sipil yang bekerja sebagai marketing.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Novia Ningtyas, pemilik video yang viral di media sosial, Syaiful Anwar memang nekat melintas di trotoar Jalan Kartini, Depok. Novia yang berjalan dari Stasiun Depok menuju Jalan Pemuda menegur Syaiful karena telah melanggar hak pejalan kaki. “Sedikit kaget, karena apa yang disampaikan beliau berbanding terbalik dengan kenyataannya terkait jabatannya. Karena beliau menyebutkan instansi besar di Indonesia. Terlepas dari apa pun jabatan beliau, setidaknya beliau sadar bahwa dirinya salah dan mau meminta maaf,” kata Novia.
Apa yang Terjadi Sebelumnya?
Sebelumnya, video yang direkam Novia pada Jumat (3/7/2026) itu menunjukkan Syaiful Anwar melintas di trotoar dengan motornya. Saat ditegur oleh Novia, Syaiful sempat mengaku sebagai anggota TNI. Namun, setelah dilakukan klarifikasi, Syaiful mengakui bahwa dirinya bukanlah anggota TNI. “Atas kejadian ini, aku sangat berharap para pengendara mematuhi aturan yang berlaku, dan pelanggar bisa mendapatkan sanksi tegas,” ujar Novia.
Mengapa Ini Penting?
Kejadian ini penting karena menunjukkan masih banyak pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menghormati hak pejalan kaki. Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pejalan kaki berhak memperoleh fasilitas yang aman dan wajib menggunakan trotoar atau bagian jalan paling tepi. Dengan demikian, kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi pengendara untuk lebih mematuhi aturan dan menghormati hak pejalan kaki.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan permintaan maaf dari Syaiful Anwar, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Novia juga mengingatkan pentingnya saling menghormati antara pejalan kaki dan pengendara. “Aku berharap jika ke depannya masih ada yang seperti itu, orang-orang tidak takut untuk menegur, dan yang ditegur juga menerima teguran tersebut untuk perubahan yang lebih baik,” katanya. Dengan kesadaran dan partisipasi dari semua pihak, diharapkan keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas dapat meningkat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartakota.tribunnews.com/depok/894485/pemotor-yang-intimidasi-pejalan-kaki-di-depok-minta-maaf-usai-video-viral, without altering the facts of the original article.