Wamendikti Saintek Tegaskan Riset Harus Berdampak Nyata, Bukan Hanya Sekedar Tulisan atau Jurnal
Perguruan tinggi di Indonesia sedang menghadapi era baru dalam melakukan riset dan pengembangan. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Saintek, Fauzan, mengatakan bahwa kampus tidak lagi cukup hanya mengejar akreditasi dan prestasi akademik, tetapi harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di daerah.
Menurut Fauzan, paradigma perguruan tinggi sebagai “menara gading” sudah harus ditinggalkan. “Kalau selama ini perguruan tinggi asyik dengan dirinya dan kemudian dijuluki sebagai perguruan tinggi yang hanya berada dalam menara gading, itu sudah harus diakhiri. Bangsa ini butuh penyelesaian dari berbagai persoalan mulai dari pengangguran, kesehatan, energi, hingga pangan,” katanya saat ditemui di Upacara Dies Natalis ke-45 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Kamis (23/7/2026).
Perguruan tinggi sebagai tempat berkumpulnya sumber daya manusia (SDM) unggul yang memiliki dosen, peneliti, dan mahasiswa berkualitas harus dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. “Perguruan tinggi tidak boleh hanya bersifat eksklusif tetapi harus inklusif. Dosen-dosennya hebat, risetnya hebat, mahasiswanya hebat, namun harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Fauzan juga menekankan bahwa riset yang dilakukan di perguruan tinggi harus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Riset tidak hanya berupa tulisan atau jurnal, tetapi harus dapat memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Perguruan tinggi harus dapat menjadi motor penggerak pembangunan di daerah,” katanya.
Perguruan tinggi harus dapat memanfaatkan potensi yang ada di daerah untuk meningkatkan kualitas riset dan pengembangan. “Perguruan tinggi harus dapat bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat, dan industri untuk meningkatkan kualitas riset dan pengembangan,” jelasnya.
Dengan demikian, perguruan tinggi dapat menjadi tempat yang strategis untuk meningkatkan kualitas riset dan pengembangan di Indonesia. “Perguruan tinggi harus dapat menjadi motor penggerak pembangunan di daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Fauzan.
Demikian informasi tentang pernyataan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Saintek, Fauzan, tentang peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas riset dan pengembangan di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/jawa-tengah/1260718/hadir-di-upgris-wamendiktisaintek-tegaskan-riset-jangan-hanya-berakhir-menjadi-tulisan-atau-jurnal, without altering the facts of the original article.