Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo menyalurkan bantuan senilai Rp830 juta kepada masyarakat melalui empat program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi pada Triwulan II Tahun 2026. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. Salah satu program yang menjadi perhatian ialah penyaluran 1.185 paket perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP menjelang tahun ajaran baru. Baznas Kabupaten Wonosobo terus mendorong peningkatan penghimpunan zakat untuk mendukung program-program tersebut.
Program Prioritas Baznas Wonosobo
Bantuan pada triwulan kedua disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pelajar, masyarakat kurang mampu, penderita tuberkulosis (TBC), pelaku usaha kecil, hingga santunan anak yatim. Ketua Baznas Kabupaten Wonosobo, H. Priyo Purwanto, menjelaskan bahwa total pentasyarufan mencapai sekitar Rp830 juta untuk periode April sampai Juni 2026. Program-program ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun karena setiap triwulan memiliki prioritas sasaran yang berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui Program Wonosobo Cerdas, setiap penerima memperoleh paket perlengkapan sekolah senilai Rp470 ribu yang berisi tas, alat tulis, sepatu, kaus kaki, seragam sekolah, dan perlengkapan lainnya. Seluruh kebutuhan disiapkan berdasarkan data dari masing-masing sekolah sehingga bantuan diterima sesuai ukuran dan kebutuhan siswa. Selain pendidikan, Baznas menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 11 lokasi melalui Program Wonosobo Peduli. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp20 juta.
Bantuan untuk Kesehatan dan Ekonomi
Di bidang kesehatan, sebanyak 157 penderita TBC yang tersebar di 22 puskesmas menerima paket bantuan gizi senilai Rp500 ribu melalui Program Wonosobo Sehat. Bantuan tersebut berisi kebutuhan gizi, termasuk susu berprotein tinggi sebagai pendamping pengobatan selama enam bulan. Sementara melalui Program Wonosobo Makmur Sejahtera, Baznas memberikan bantuan penguatan usaha kepada dua warung kelontong melalui program Z-Mart. Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp8 juta yang digunakan untuk penambahan stok barang dan penataan usaha.
MENGAPA & DAMPAK
Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendukung optimalisasi zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, menjelaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan modal sosial yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.
Dampak dari program-program Baznas Wonosobo diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. Dengan peningkatan penghimpunan zakat, Baznas dapat melanjutkan program-program prioritasnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Baznas ingin memastikan semangat berbagi yang tumbuh di tengah masyarakat dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga benar-benar memberikan manfaat yang luas dan tepat sasaran. Hingga akhir Juni 2026, penghimpunan zakat Baznas Kabupaten Wonosobo telah mencapai sekitar Rp4,6 miliar atau lebih dari separuh target tahunan sebesar Rp8 miliar. Dengan kerja sama dan partisipasi masyarakat, diharapkan target tersebut dapat tercapai dan program-program prioritas dapat terlaksana dengan baik.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/wonosobo-hebat/1259596/pemkab-wonosobo-dukung-optimalisasi-zakat-baznas-salurkan-rp830-juta-untuk-4-program-prioritas, without altering the facts of the original article.