Momen Penentu di Menit Akhir
Langsung ke inti berita, 36 Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia telah melalui mutasi dan rotasi jabatan, yang terakhir terjadi pada tanggal 25 Juni 2026. Dalam proses ini, Polri melakukan perubahan jabatan terhadap 1.121 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen), sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Dari jumlah tersebut, dua jabatan Kepolisian Daerah (Kapolda) berganti, yaitu Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Daya. Kapolda Aceh yang kini dijabat Brigjen Ruddi Setiawan, menggantikan Irjen Marzuki Ali Basyah yang telah memasuki masa pensiun. Sementara itu, Kapolda Papua Barat Daya yang dipercayakan kepada Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru, menggantikan Brigjen Gatot Haribowo yang juga telah memasuki masa pensiun.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Perlu diingat bahwa kedua Kapolda baru ini adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Adapun Irjen Marzuki Ali Basyah dan Brigjen Gatot Haribowo sama-sama alumni Akpol 1991. Per Juli 2026, Kapolda didominasi alumni Akpol 1994 sebanyak 12 orang. Hal ini menunjukkan bahwa Akpol 1994 telah menjadi mayoritas di kalangan Kapolda, yang dapat memiliki dampak pada kebijakan dan strategi polisi di masa depan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan demikian, perubahan jabatan Kapolda yang terjadi pada tanggal 25 Juni 2026 dapat menjadi titik tolak bagi Polri untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme anggota. Namun, perjalanan panjang masih perlu dilalui untuk mencapai tujuan tersebut. Polri harus terus memantau dan mengevaluasi kinerja anggota, serta memberikan pelatihan dan pengembangan yang memadai untuk meningkatkan kemampuan mereka. Dengan demikian, Polri dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga penegak hukum.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/news/1845979/daftar-36-kapolda-akhir-juli-2026-terbanyak-akpol-1994-letting-kepala-bnn-komjen-suyudi-ario-seto, without altering the facts of the original article.