Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) kali ini dipadukan dengan aksi sosial yang memukau: penanaman mangrove bersama Wakil Gubernur (Wagub), Bupati Pesawaran, dan Brigade Infanteri 4 Marinir (Brigif 4 Mar/BS). Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL Korps Marinir dalam menjaga lingkungan pesisir sekaligus mempererat sinergi antara militer, pemerintah daerah, dan sektor swasta.
Brigif 4 Mar/BS dan Posisi Strategisnya di Pesawaran
Brigade Infanteri 4 Marinir (Brigif 4 Mar/BS) merupakan unit infanteri yang berdiri sendiri namun langsung di bawah Komandan Korps Marinir. Unit ini beralamat di Jalan Pematang Awi, Desa Sanggi, Kecamatan Padang Cermin, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Sebagai kekuatan militer yang terpusat di daerah, Brigif 4 Mar/BS memegang peranan penting dalam menjaga keamanan serta stabilitas wilayah pesisir.
Kolaborasi dengan Pihak Swasta dan Program Lingkungan
Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP, menjelaskan bahwa penanaman mangrove merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Ia menegaskan bahwa aksi ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Golden Tulip, InJourney, dan program 100.000 mangrove. Kerjasama lintas sektor ini menambah kekuatan dan sumber daya dalam pelaksanaan kegiatan sosial.
Aktivitas Bakti Sosial pada Perayaan HUT TNI
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, Brigif 4 Mar/BS menggelar bakti sosial yang meliputi bakti kesehatan dan penanaman bibit mangrove di Pantai Marine Eco Park (MEP), Pesawaran. Aksi ini tidak hanya menambah nilai sosial bagi masyarakat, namun juga menegaskan peran TNI AL Korps Marinir sebagai pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.
Manfaat Penanaman Mangrove bagi Ekosistem Pesisir
Penanaman mangrove di MEP dipilih karena mangrove memiliki fungsi vital dalam mencegah abrasi, menjaga ekosistem pesisir, serta melindungi garis pantai dari erosi. Selain itu, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai spesies laut dan burung, serta menyerap karbon dioksida yang berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim. Dengan menanam mangrove, Brigif 4 Mar/BS berusaha memastikan kelestarian lingkungan laut Pesawaran tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Keberhasilan
Kanang Budi Raharjo menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Ia menyatakan bahwa TNI tidak dapat berdiri sendiri; kolaborasi dengan TNI, Polri, serta instansi pemerintah lain menjadi kunci untuk mencapai tujuan yang lebih luas. Melalui kerja sama ini, penanaman mangrove menjadi bukti nyata kehadiran TNI AL Korps Marinir dalam upaya pelestarian lingkungan.
Pengaruh Positif terhadap Komunitas Lokal
Aksi penanaman mangrove ini juga berdampak positif bagi masyarakat lokal. Selain memberikan ruang hijau yang menambah kualitas udara dan estetika lingkungan, kegiatan ini menciptakan peluang kerja bagi warga setempat dalam proses perawatan dan pemeliharaan mangrove. Selain itu, keberadaan mangrove yang sehat dapat meningkatkan hasil perikanan di perairan sekitar, memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan Pesawaran.
Kesimpulan: TNI AL Korps Marinir sebagai Pelopor Lingkungan
Penanaman mangrove bersama Wagub, Bupati Pesawaran, dan Brigif 4 Mar/BS pada perayaan HUT TNI ke-81 menegaskan peran TNI AL Korps Marinir dalam menjaga lingkungan pesisir. Melalui kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara militer dan pemerintah daerah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem laut dan komunitas lokal. Aksi ini menjadi contoh konkret bagaimana institusi militer dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian alam.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1218900/brigif-4-marbs-tanam-mangrove-bersama-wagub-hingga-bupati-pesawaran-peringati-hut-tni, without altering the facts of the original article.