Pasuruan – Aksi blokade Jalan Raya Pantura Pasuruan-Probolinggo oleh ratusan warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akhirnya berakhir pada Kamis (23/7/2026) sore. Warga membubarkan diri setelah mendapat kepastian bahwa aktivitas latihan militer di kawasan Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) dihentikan sementara sambil menunggu evaluasi dan keputusan lebih lanjut dari pimpinan TNI Angkatan Laut.
### Momen Penentu di Menit Akhir Warga bertahan selama sekitar 7 jam di badan jalan, menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional yang menghubungkan Pasuruan dan Probolinggo. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas rentetan peluru nyasar yang dilaporkan menghantam sejumlah rumah warga Desa Alastlogo dalam dua hari terakhir. ### Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda 1. Aksi blokade oleh ratusan warga Desa Alastlogo di Jalan Raya Pantura Pasuruan-Probolinggo berlangsung selama 7 jam, menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional. 2. Warga berprotes atas rentetan peluru nyasar yang menghantam sejumlah rumah warga Desa Alastlogo dalam dua hari terakhir. 3. Pihak TNI Angkatan Laut telah berkomitmen menghentikan sementara aktivitas latihan militer yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat. ### Mengapa Dan Dampaknya Mengapa warga Desa Alastlogo melakukan aksi blokade Jalan Raya Pantura Pasuruan-Probolinggo? Jawabannya adalah karena kekhawatiran akan keselamatan mereka dan keluarga, yang terancam oleh peluru nyasar yang menghantam rumah-rumah warga. Dampak dari aksi ini bukan hanya kemacetan panjang di jalur nasional, tetapi juga potensi kekerasan antara warga dan pihak militer. ### Apa Artinya Ini ke Depan? Keputusan warga mengakhiri aksi berdasarkan komitmen Pihak TNI Angkatan Laut untuk menghentikan sementara aktivitas latihan militer yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat. Namun, ini hanya langkah awal menuju penyelesaian yang lebih permanen, yaitu peniadaan latihan militer di lahan yang ada warganya. ### Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah memfasilitasi pertemuan antara perwakilan masyarakat Desa Alastlogo dengan pihak TNI guna mencari penyelesaian atas persoalan peluru nyasar. Meskipun ada komitmen dari pihak TNI Angkatan Laut untuk menghentikan sementara aktivitas latihan militer, namun masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah ini secara permanen.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/pasuruan/553687/7-jam-blokade-jalan-pantura-warga-pasuruan-bubar-usai-ada-komitmen-penghentian-sementara-latihan, without altering the facts of the original article.