Destry Damayanti merupakan salah satu tokoh perempuan yang memiliki perjalanan panjang di dunia ekonomi dan sektor keuangan Indonesia. Berbekal pengalaman di bidang akademik, pemerintahan, perbankan, pasar keuangan, hingga lembaga penjamin simpanan, Destry kemudian dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI).
Destry pertama kali menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2019. Setelah menyelesaikan periode pertamanya, ia kembali dipercaya untuk mengemban jabatan tersebut pada periode 2024–2029. Pengangkatan untuk periode kedua dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024 dan Destry mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.
Lantas, seperti apa profil dan perjalanan karier Destry Damayanti hingga menjadi salah satu figur penting di bank sentral Indonesia? Berikut ulasannya.
Profil Singkat Destry Damayanti
Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia memiliki latar belakang pendidikan ekonomi yang kuat. Destry memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) dan kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, New York, Amerika Serikat.
Di Cornell University, Destry mendapatkan gelar Master of Science dalam bidang Regional Science pada 1992. Pendidikan tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan profesionalnya sebagai ekonom.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Destry membangun karier melalui berbagai institusi. Pengalamannya tidak hanya berada di lingkungan pemerintahan, tetapi juga mencakup sektor swasta, perbankan, pasar modal, lembaga penjamin simpanan, dan akhirnya bank sentral.
Latar belakang yang beragam tersebut membuat Destry memiliki pengalaman dari berbagai sisi dalam melihat persoalan ekonomi Indonesia.
Mengawali Karier dari Dunia Akademik
Sebelum dikenal sebagai pejabat senior di sektor keuangan, Destry Damayanti lebih dahulu berkecimpung di dunia akademik.
Menurut profil resmi Bank Indonesia, Destry mengawali karier sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada 1987–1990. Setelah menyelesaikan pendidikan magisternya di Cornell University, ia kemudian bekerja di Kementerian Keuangan pada periode 1992–1997.
Pengalaman sebagai akademisi menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan analisis ekonomi Destry. Dunia akademik menuntut kemampuan memahami berbagai persoalan ekonomi secara sistematis, sementara pengalaman di pemerintahan memberikan pemahaman mengenai bagaimana kebijakan ekonomi dirancang dan diterapkan.
Kombinasi tersebut kemudian menjadi bekal ketika Destry memasuki dunia perbankan dan pasar keuangan.
Pengalaman sebagai Ekonom di Citibank
Pada 1997–2000, Destry berkarier sebagai ekonom di Citibank. Pengalaman ini memperluas perspektifnya terhadap perkembangan ekonomi dan sektor keuangan, termasuk dinamika ekonomi global.
Setelah itu, Destry dipercaya menjadi Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000–2003. Posisi tersebut semakin memperkaya pengalamannya dalam memahami hubungan ekonomi Indonesia dengan dunia internasional.
Pengalaman lintas institusi tersebut menjadi salah satu ciri perjalanan karier Destry. Ia tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi terus berpindah antara dunia akademik, pemerintahan, sektor keuangan, dan lembaga ekonomi.
Kiprah di Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri
Karier Destry kemudian semakin erat dengan sektor keuangan nasional. Ia menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas dan selanjutnya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada periode 2011–2015.
Dalam perjalanan tersebut, Destry juga memiliki peran sebagai Direktur Eksekutif Mandiri Institute. Pengalaman sebagai ekonom di perusahaan sekuritas dan bank besar memberikan kesempatan baginya untuk melihat secara langsung perkembangan pasar keuangan, dunia perbankan, dan kondisi ekonomi Indonesia.
Posisi sebagai ekonom memiliki peran penting dalam memberikan analisis terhadap kondisi perekonomian. Perubahan inflasi, suku bunga, nilai tukar, kebijakan pemerintah, hingga perkembangan ekonomi global dapat memengaruhi keputusan pelaku pasar dan dunia usaha.
Pengalaman Destry di sektor ini kemudian menjadi modal yang relevan ketika ia memasuki posisi yang lebih dekat dengan kebijakan publik.
Peran di Kementerian BUMN
Pada 2014–2015, Destry dipercaya menjadi Ketua Task Force Ketahanan Ekonomi di Kementerian BUMN.
Posisi tersebut memperluas pengalaman Destry dalam memahami ketahanan ekonomi dari perspektif perusahaan milik negara. Ia juga semakin dekat dengan proses perumusan kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian nasional.
Pada 2015, Destry juga dipercaya Presiden Republik Indonesia menjadi Ketua Tim Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2015–2019.
Berbagai penugasan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman Destry tidak hanya berkaitan dengan analisis ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola dan kebijakan publik.
Menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS
Sebelum bergabung dengan Bank Indonesia, Destry memiliki pengalaman penting di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Pada 2015–2019, ia menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner LPS. LPS merupakan salah satu lembaga penting dalam sistem keuangan Indonesia karena memiliki peran dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan melalui fungsi penjaminan simpanan dan resolusi bank sesuai kewenangannya.
Pengalaman di LPS memberikan Destry pemahaman yang semakin luas mengenai stabilitas sistem keuangan. Hal ini menjadi relevan dengan tugasnya ketika kemudian dipercaya menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia
Babak penting dalam perjalanan karier Destry dimulai pada 2019. Ia resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk periode 2019–2024. Destry mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.
Jabatan Deputi Gubernur Senior merupakan salah satu posisi utama dalam struktur Dewan Gubernur Bank Indonesia. Dalam posisi ini, Destry menjadi bagian dari jajaran pimpinan yang menjalankan mandat bank sentral.
Setelah periode pertamanya berakhir, Destry kembali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior untuk periode 2024–2029. Ia mengucapkan sumpah jabatan untuk periode keduanya pada 7 Agustus 2024.
Dalam kesempatan pelantikan tersebut, Destry menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah bersama Bank Indonesia sebagai sebuah tim serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kiprah Destry dalam Menjalankan Mandat Bank Indonesia
Untuk memahami kiprah Destry di Bank Indonesia, penting untuk melihat mandat utama bank sentral. Bank Indonesia memiliki tujuan mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah, stabilitas sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry menjadi bagian dari Dewan Gubernur yang mendukung pelaksanaan mandat tersebut.
Pengalaman panjangnya di sektor perbankan, pasar keuangan, pemerintahan, dan LPS menjadi bekal penting dalam menjalankan peran tersebut. Kebijakan bank sentral memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor ekonomi sehingga pemahaman terhadap kondisi pasar dan dunia usaha menjadi sangat penting.
Destry juga memiliki pengalaman sebagai anggota Dewan Komisioner ex-officio Bank Indonesia pada LPS. Berdasarkan laporan kelembagaan BI, peran tersebut berlangsung hingga 7 Agustus 2024.
Peran Strategis Destry di Tengah Dinamika Ekonomi
Posisi Destry menjadi semakin penting karena perekonomian Indonesia terus menghadapi perubahan, baik dari dalam negeri maupun global. Pergerakan nilai tukar, inflasi, suku bunga, perkembangan pasar keuangan, serta perubahan ekonomi global dapat memengaruhi stabilitas perekonomian nasional.
Dalam kondisi seperti itu, Bank Indonesia perlu menjaga keseimbangan antara stabilitas dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sebagai bagian dari pimpinan bank sentral, Destry ikut berada dalam lingkungan pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan yang berkaitan dengan tantangan tersebut. Pengalaman panjangnya sebagai ekonom menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas di institusi yang memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia.
Posisi Destry Damayanti Saat Ini
Pada 2026, Destry Damayanti masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia untuk periode 2024–2029. Dalam susunan Dewan Gubernur terbaru, posisi tersebut tetap dipegang Destry bersama Gubernur Perry Warjiyo dan jajaran Deputi Gubernur lainnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Destry masih menjadi bagian penting dari kepemimpinan Bank Indonesia dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional dan global.
Dengan pengalaman profesional yang terbentang selama puluhan tahun, perannya tidak hanya berkaitan dengan jabatan saat ini, tetapi juga merupakan hasil dari perjalanan panjang di berbagai institusi ekonomi dan keuangan.
Kesimpulan
Profil Destry Damayanti mencerminkan perjalanan seorang ekonom yang memiliki pengalaman luas di berbagai bidang. Ia memulai karier dari dunia akademik, kemudian bekerja di Kementerian Keuangan, Citibank, menjadi penasihat ekonomi, berkiprah di Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri, menjalankan tugas di Kementerian BUMN, hingga menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS.
Perjalanan tersebut akhirnya mengantarkannya ke Bank Indonesia. Destry pertama kali menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior pada 2019 dan kembali dipercaya untuk periode 2024–2029.
Kiprah Destry di Bank Indonesia menjadi penting karena posisinya berada di jajaran pimpinan bank sentral yang bertugas mendukung pencapaian stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, dan sistem keuangan. Dengan pengalaman panjang di sektor ekonomi dan keuangan, Destry Damayanti menjadi salah satu figur yang memiliki peran strategis dalam perjalanan kebijakan ekonomi Indonesia.
penulis: Novita Sari