Suatu kecelakaan tragis terjadi di Nagreg, Bandung, pada Sabtu pagi (14/8/2026), saat bus rombongan umrah melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Akibat sopir bus kurang konsentrasi saat melintasi jalan menurun, bus oleng ke kanan hingga menabrak pagar tembok rumah.
Momen Penentu di Menit Akhir
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, Iptu Lilim, mengatakan bahwa sebelum kejadian, bus melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. “Di saat melintasi jalan menurun sopir bus diduga kurang konsentrasi dan tidak waspada. Akibatnya, kendaraan oleng ke kanan hingga menabrak pagar tembok rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi TribunJabar.id.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Menurut Iptu Lilim, di dalam bus ada 14 orang penumpang rombongan umrah. “Satu dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 13 orang lainnya yang berada di dalam bus selamat,” katanya. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan untuk evakuasi korban meninggal dunia sekitar pukul 02.05 WIB.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kronologi kejadian tersebut berlanjut, tim Rescue Kantor SAR Bandung segera diberangkatkan menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi. Setelah beberapa saat melakukan penanganan, pada pukul 03.00 WIB korban meninggal dunia berhasil dievakuasi. Sedangkan sisa penumpang lainnya, hanya mengalami luka ringan. “Korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Cikopo Cicalengka untuk penanganan lebih lanjut. Setelah itu, pada pukul 03.30 WIB, kami melaksanakan debriefing serta evaluasi operasi,” katanya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kecelakaan tragis ini menandakan bahwa masih banyak hal yang perlu diperhatikan dalam keselamatan transportasi umrah. Pihak terkait harus menyediakan sarana transportasi yang aman dan nyaman bagi penumpang. Selain itu, perlu juga dilakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kondisi sopir dan kinerja mereka dalam menjalankan tugasnya. Bus Rombongan Umrah Nagreg: Sopir Kurang Konsentrasi, Akibatnya Tragis. Kecelakaan ini menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperhatikan dalam keselamatan transportasi umrah. Pihak terkait harus menyediakan sarana transportasi yang aman dan nyaman bagi penumpang, serta melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kondisi sopir dan kinerja mereka dalam menjalankan tugasnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/news/1215984/kronologi-kecelakaan-maut-bus-rombongan-umrah-di-nagreg-sopir-kurang-konsentrasi, without altering the facts of the original article.