Mobil Honda Brio warna kuning yang diberhentikan polisi di tengah jalan raya kemarin, diduga terkait dengan kasus pembunuhan sopir taksi online, Ryan Alamsyah (25). Jasad korban ditemukan di kebun tebu, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (13/8/2026).
Momen Penentu di Menit Akhir
Berdasarkan video yang beredar, penangkapan dilakukan langsung Kasubdit III Jatanras Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba. Ia bersama beberapa personel lainnya terlihat memberhentikan mobil Honda Brio berwarna kuning, yang diduga milik korban di tengah jalan raya. Mengenakan rompi bertuliskan ‘Reserse’, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan tampak berusaha menangkap terduga pelaku dari dalam mobil. Terduga pelaku yang belum diketahui perannya tampak seperti kebingungan, dan enggan keluar dari mobil. Alhasil, upaya paksa dilakukan Polisi agar pria berkaus putih keluar dari mobil.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Sebelumnya, seorang pria bernama Ryan Alamsyah, ditemukan tewas di perkebunan tebu, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kamis 13 Agustus malam. Sigit, warga sekitar menceritakan jasad pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Penemuan jenazah itu pun dilaporkan warga kepada aparat kepolisian setempat untuk dilakukan evakuasi serta dibawa ke rumah sakit. Saat ditemukan jasad korban dalam posisi terlentang mengenakan celana pendek biru kaus warna putih. Kemudian, kedua kaki korban dalam keadaan terikat, serta terdapat sejumlah luka memar di tubuh dan wajah diduga akibat penganiayaan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan akan memastikan lagi ke Ditreskrimum Polda Sumut. “Saya tanyakan dulu, ya,” kata Kombes Ferry, Jumat (14/8/2026). Informasi yang didapat, yang ditangkap tersebut diduga merupakan penadah atau yang membeli mobil milik korban dari terduga pelaku utama, usai perampokan. Penangkapan ini menunjukkan bahwa kepolisian terus berusaha untuk menemukan dan menangkap pelaku utama dalam kasus pembunuhan sopir taksi online ini.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kasus pembunuhan sopir taksi online ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Mereka khawatir bahwa keamanan di jalan raya tidak terjamin, dan mereka berencana untuk meningkatkan protokol keamanan. Pihak kepolisian juga harus terus berusaha untuk menemukan dan menangkap pelaku utama, serta memastikan bahwa keamanan di jalan raya terjamin. Dengan demikian, dapat diharapkan bahwa kasus pembunuhan sopir taksi online ini akan segera terungkap dan pelaku utama akan diadili.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/news/1215985/polisi-adang-mobil-kuning-terkait-pembunuhan-sopir-taksi-online-di-deli-serdang, without altering the facts of the original article.